Menu

Mode Gelap
GAPEMBI Dukung RUU MBG Agar Dana Pendidikan tak Lagi Dipersoalkan Parpol di Indonesia Dinilai Bukan Partai Sejati, Melainkan “Perusahaan Keluarga” Mengapa Kasus Pidana Pemilu Jarang Diproses? Ahli Ungkap Sistem “Berputar-putar” Ketujuh Komisioner KPU Pernah Dihukum karena Pelanggaran Etika Ahli: Sistem Pilkada Lewat DPRD Justru Picu Transaksi Politik Lebih Parah Prabowo Pernah Sebut Cagub Harus Siapkan Rp300 Miliar Maju Pilkada

POLITIK

Pigai Koreksi Anies soal Prabowo Akan Bangun 3 Juta Rumah

badge-check


					Foto: dok. Pos Kota Perbesar

Foto: dok. Pos Kota

INAnews.co.id, Jakarta– Natalius Pigai koreksi Anies Rasyid Baswedan soal Prabowo Subianto akan bangun 3 juta rumah yang pernah (disampaikan) dijanjikan—tepatnya disampaikan saat debat Pilpres lalu.

“Pak @aniesbaswedan Yth. Disclaimer dulu. Cuitan ini Saya sebagai Tim Suskes Prabowo.  Bp Presiden Prabowo tidak pernah mengatakan Per TAHUN,” cuitan Pigai di akun X-nya, @NataliusPigai2, Sabtu (11/10/2025).

“Kalau 3 juta rumah memang benar, tapi bukan per Tahun. Ingat tidak pernah ada kata2 per tahun tetapi dalam 1 periode yakni 5 tahun. Jadi sabar Pak Kami sedang kerja,” sambung Pigai yang kini menjadi Menteri Hak Asasi Manusia (HAM).

Pigai lantas menyinggung standar HAM atas ucapan Anies soal di atas. “Pak Anies tahu ada standar ham dunia bahwa jangan menghakimi saat sedang kerja? ‘on going process of achieving human rights need (house), state obligation to fulfill on human rights need (peoples  housing programs are basic need),” kata Pigai.

“Kalau Pak Anies merasa salah atau manipulasi frasa ‘tahun’ tinggal koreksi saja. Kalau tidak juga gpp kita ini pemimpin dan dilihat jutaan mata rakyat Indonesia. ‘Intinya kami tidak sebut Per Tahun’,” tegas Pigai.

Dalam cuitannya itu, Pigai menyertakan potongan video Anies yang menyebutkan pembangunan 3 juta rumah per tahun dan potongan video Prabowo yang tidak ada penyampaian soal akan bangun rumah 3 juta per tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

GAPEMBI Dukung RUU MBG Agar Dana Pendidikan tak Lagi Dipersoalkan

14 Januari 2026 - 23:29 WIB

Parpol di Indonesia Dinilai Bukan Partai Sejati, Melainkan “Perusahaan Keluarga”

14 Januari 2026 - 12:20 WIB

Mengapa Kasus Pidana Pemilu Jarang Diproses? Ahli Ungkap Sistem “Berputar-putar”

14 Januari 2026 - 10:15 WIB

Populer POLITIK