Menu

Mode Gelap
GAPEMBI Dukung RUU MBG Agar Dana Pendidikan tak Lagi Dipersoalkan Parpol di Indonesia Dinilai Bukan Partai Sejati, Melainkan “Perusahaan Keluarga” Mengapa Kasus Pidana Pemilu Jarang Diproses? Ahli Ungkap Sistem “Berputar-putar” Ketujuh Komisioner KPU Pernah Dihukum karena Pelanggaran Etika Ahli: Sistem Pilkada Lewat DPRD Justru Picu Transaksi Politik Lebih Parah Prabowo Pernah Sebut Cagub Harus Siapkan Rp300 Miliar Maju Pilkada

DAERAH

Ojol Kamtibmas Dideklarasikan di Bandung, Kapolri Apresiasi

badge-check


					Foto: Divisi Humas Polri Perbesar

Foto: Divisi Humas Polri

INAnews.co.id, Bandung– Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada komunitas ojek online (ojol) Jawa Barat yang telah mendeklarasikan diri sebagai Ojol Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat), Sabtu (8/11/2025).

Dalam keterangannya usai apel Ojol Kamtibmas, Kapolri menyampaikan bahwa deklarasi ini menunjukkan komitmen komunitas ojol untuk bergerak bersama-sama membantu kegiatan yang bersifat harganas (hari besar nasional) serta memberikan informasi terkait peristiwa di jalan.

“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap seluruh komunitas ojol yang telah menyatakan dalam deklarasinya untuk bisa bergerak bersama-sama ikut membantu dalam kegiatan-kegiatan,” ujar Kapolri dikutip tayangan kanal YouTube Divisi Humas Polri.

Peran Ojol Kamtibmas

Kapolri menjelaskan, para pengendara ojol diharapkan dapat membantu menginformasikan peristiwa-peristiwa yang terjadi di jalan, baik kecelakaan maupun kejahatan. Mereka juga diharapkan memberikan informasi akurat untuk membantu pengungkapan kejahatan yang meresahkan masyarakat.

Selain aspek keamanan, Kapolri juga mengapresiasi peran penting ojol dalam menggerakkan pertumbuhan ekonomi, baik nasional maupun daerah, sebagai penghubung antara UMKM dan pedagang dengan masyarakat.

Kesiapan Penanggulangan Bencana

Dalam kesempatan yang sama, Kapolri juga mengecek kesiapan Polda Jawa Barat dan seluruh stakeholder terkait penanggulangan bencana. Jawa Barat tercatat memiliki angka bencana yang cukup tinggi, sekitar 1.600 kejadian, menempatkan provinsi ini di posisi teratas atau kedua di Indonesia.

Berbagai jenis bencana yang sering terjadi meliputi tanah longsor, banjir, dan bencana lainnya. Kapolri menyatakan puas melihat kesiapan satgas bencana dari berbagai instansi, termasuk BPBD, Basarnas, Brimob, Samapta Bhayangkara (Sabara), dan Polisi Perairan (Pol Air) yang telah dilengkapi peralatan memadai.

Pelatihan Bantuan Hidup Dasar

Kapolri juga mengapresiasi pemberian pelatihan bantuan hidup dasar (basic life support) kepada anggota Ojol Kamtibmas, khususnya untuk menangani korban kecelakaan lalu lintas. Pelatihan ini dinilai sangat penting untuk menyelamatkan jiwa dalam waktu golden time sebelum korban mendapat perawatan lanjutan.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran Kamtibmas, teman-teman yang ada di Satgas Bencana, Forkominda dari Pak Kapolda, Pak Pangdam, dan Gubernur serta seluruh jajaran yang terus bisa bersama-sama,” ucap Kapolri.

Kapolri menegaskan, kunci kesuksesan penanganan keamanan dan bencana adalah kemampuan bersinergi dengan baik dan bergotongroyong antara masyarakat dengan seluruh elemen untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

CBA Desak Kejati Jabar Usut Pengadaan PC di Sekretariat DPRD Kabupaten Bandung

13 Januari 2026 - 16:19 WIB

Gakeslab Indonesia Salurkan Bantuan Korban Bencana Alam Sumatera Dan Rehabilitasi RSUD Aceh Tamiang

10 Januari 2026 - 13:06 WIB

Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi

9 Januari 2026 - 22:52 WIB

Populer SOSIAL