INAnews.co.id, Jakarta– Presiden Prabowo Subianto kembali membantah tudingan bahwa dirinya dikendalikan mantan Presiden Jokowi dalam pidato di Cilegon, Banten, 6 November 2025.
Di atas adalah pembantahan ketiga sepanjang 2025 setelah pernyataan serupa di acara HUT Gerindra (15 Februari) dan rapat kabinet (5 Mei).
Pengamat politik Adi Prayitno menilai, pembelaan berulang ini justru menunjukkan betapa kuatnya narasi “Prabowo di bawah bayang-bayang Jokowi” di masyarakat.
”Kalau memang tidak ada masalah, kenapa harus membantah berkali-kali?” tanyanya retoris lewat kanal YouTube yang diunggah Sabtu.
Narasi ini menguat karena sejumlah kebijakan Prabowo yang terkesan melindungi warisan Jokowi, seperti sikap defensif terhadap kontroversi Whossh yang dituding mark-up dan berpotensi merugikan negara.






