INAnews.co.id, Jakarta– Menanggapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyatakan tidak ada masalah dalam proyek Whoosh, mantan Ketua KPK Abraham Samad menilai presiden mungkin belum mendapat informasi lengkap.
“Kita berpikiran positif dulu bahwa Pak Prabowo mungkin belum terlalu mengetahui sejauh mana kasus ini, ada tidaknya tindak pidana, karena Pak Prabowo mungkin belum dikasih masukan,” ujar Abraham dalam kanal YouTube-nya, Sabtu (9/11/2025).
Ia mendesak KPK untuk transparan dan memberikan penjelasan resmi kepada publik apakah sedang menangani kasus ini atau tidak.
“Sebenarnya kita pengin ada penjelasan resmi dari pimpinan KPK bahwa apakah kasus kereta cepat Jakarta-Bandung Whoosh ini betul-betul sedang ditangani oleh KPK,” tegasnya.
Abraham memperingatkan bahwa jika KPK tidak transparan sejak awal, lalu tiba-tiba menyatakan tidak ada tindak pidana, hal itu akan menimbulkan pertanyaan besar di masyarakat.
“KPK tidak boleh kalau tiba-tiba menyatakan kasus ini tidak ditemukan peristiwa pidananya tanpa penjelasan detail. Apa unsur-unsur yang tidak terpenuhi sehingga kasus ini tidak bisa dikategorikan sebagai tindak pidana, itu yang harus dijelaskan,” pungkasnya.






