INAnews.co.id, Jakarta– Mahfud MD menjawab kekhawatiran publik bahwa ia akan berubah setelah dilantik menjadi Ketua Tim Percepatan Reformasi Polri oleh Presiden Prabowo Subianto. Banyak warganet yang mengkhawatirkan Mahfud tidak akan sekritis dan seterbuka seperti sebelumnya.
“Saya di dalam pemerintahan juga kritis. Percayalah, saya akan tetap bicara sesuai dengan dignity saya sebagai akademisi,” tegas Mahfud dalam podcast Terus Terang diunggah Senin (10/11/2025)
Namun, ia mengakui adanya batasan etis. “Secara etis saya tidak boleh membuka hal-hal yang sifatnya rahasia atau belum diputuskan oleh tim. Tapi urusan lain-lain, mari kita bicara seperti biasa,” ungkapnya.
Kritik muncul karena Mahfud yang sebelumnya vokal mengkritik berbagai kebijakan pemerintah, kini menjadi bagian dari struktur kekuasaan. Publik mempertanyakan apakah ia masih bisa independen dalam menyuarakan kritik.






