Menu

Mode Gelap
CBA Desak Kejati Jabar Usut Pengadaan PC di Sekretariat DPRD Kabupaten Bandung Keamanan Susu Bayi Harus Jadi Prioritas Aksi Buruh 15 Januari Akan Digelar di DPR, Bawa 4 Tuntutan CBA: Dugaan Anggaran Pembongkaran 98 Tiang Monorel Rp100 Miliar dan Berpotensi Mark Up Prabowo Janji Buka Kampus Kedokteran Gratis untuk Anak Pemulung “Jangan Malu Orang Tuamu Pemulung”, Motivasi Prabowo untuk Siswa Sekolah Rakyat

EKONOMI

Membongkar Praktik “Serakah-nomic”

badge-check


					Foto: Said Didu/tangkapan layar Perbesar

Foto: Said Didu/tangkapan layar

INAnews.co.id, Jakarta– Pengamat politik Muhammad Said Didu mengungkap praktik “serakah-nomik” yang disebutnya sebagai sistem ekonomi terburuk di Indonesia. Dalam video di kanal YouTube-nya, Rabu (26/11), Didu menjelaskan serakah-nomik adalah praktik ekonomi yang dilakukan oligarki dengan merampok rakyat dan negara.

“Oligarki mencari kemudahan, merampok rakyat, merampas negara, kemudian memperoleh keuntungan dari hasil rampokan untuk menyogok penguasa dan aparat hukum guna melanggengkan bisnisnya,” tegas Didu.

Ia membedakan oligarki dengan pengusaha biasa. Menurutnya, semua oligarki adalah pengusaha, tapi tidak semua pengusaha adalah oligarki. Pengusaha berbisnis secara sehat dalam tatanan hukum, sementara oligarki membeli partai politik, aparat penegak hukum, bahkan membuat undang-undang demi melindungi bisnisnya.

Didu menyebut Presiden Prabowo kini tengah memberantas serakah-nomik yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.

Konsep itu pertama kali diungkap Prabowo pertengahan tahun ini di Solo saat Kongres PSI, lalu diulang berkali-kali hingga di forum internasional seperti KTT APEC di Brasil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Keamanan Susu Bayi Harus Jadi Prioritas

13 Januari 2026 - 15:14 WIB

Aksi Buruh 15 Januari Akan Digelar di DPR, Bawa 4 Tuntutan

13 Januari 2026 - 14:52 WIB

Prabowo Janji Buka Kampus Kedokteran Gratis untuk Anak Pemulung

13 Januari 2026 - 11:05 WIB

Populer NASIONAL