Menu

Mode Gelap
Prabowo Pernah Sebut Cagub Harus Siapkan Rp300 Miliar Maju Pilkada BAT Bank Akui Dana USD 1 Juta Dikuasai, CWIG Ultimatum Pengembalian Secepatnya CBA Desak Kejati Jabar Usut Pengadaan PC di Sekretariat DPRD Kabupaten Bandung Keamanan Susu Bayi Harus Jadi Prioritas Aksi Buruh 15 Januari Akan Digelar di DPR, Bawa 4 Tuntutan CBA: Dugaan Anggaran Pembongkaran 98 Tiang Monorel Rp100 Miliar dan Berpotensi Mark Up

POLITIK

Prabowo Bersihkan “Serakah-nomic” yang Subur di Era Jokowi

badge-check


					Foto: dok. ist Perbesar

Foto: dok. ist

INAnews.co.id, Jakarta– Pengamat politik Said Didu menyatakan praktik serakah-nomik tumbuh subur pada masa pemerintahan Joko Widodo. Kini Presiden Prabowo berupaya membersihkan warisan tersebut dengan konsep ekonomi yang bertentangan dengan serakah-nomic.

“Serakah-nomik lahir sangat subur saat Presiden Joko Widodo,” ungkap Didu dalam video di kanal YouTube-nya, Rabu (26/11).

Didu menjelaskan Prabowo yang berhaluan sosialis seperti ayahnya, menerapkan konsep ekonomi sesuai konstitusi yang mengarah pada sosialisme, bukan kapitalisme. Serakah-nomik dinilai bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.

Namun Didu menyayangkan penegakan hukum yang ternodai ketidakmampuan mengeksekusi Sjamsul Nursalim dan menangkap Reza Chalid. Ia membandingkan dengan era SBY yang berhasil menangkap bendahara partainya hingga ke Amerika Latin.

“Jika Prabowo berhasil memberantas serakah-nomik, pertumbuhan ekonomi akan terjadi dan ekonomi bisa dikembalikan dari penguasaan oligarki kepada rakyat sesuai yang ditulis dalam buku Paradoks Indonesia,” pungkas Didu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Prabowo Pernah Sebut Cagub Harus Siapkan Rp300 Miliar Maju Pilkada

13 Januari 2026 - 19:08 WIB

Keamanan Susu Bayi Harus Jadi Prioritas

13 Januari 2026 - 15:14 WIB

Aksi Buruh 15 Januari Akan Digelar di DPR, Bawa 4 Tuntutan

13 Januari 2026 - 14:52 WIB

Populer POLITIK