INAnews.co.id, Jakarta– Komnas Perempuan mendesak pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan penanganan bencana yang lebih inklusif, terutama bagi kelompok rentan yang sering terabaikan dalam situasi darurat.
Seruan ini disampaikan menyusul berbagai bencana yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, di mana kelompok rentan seperti perempuan, anak, ibu hamil, lansia, dan penyandang disabilitas menghadapi tingkat risiko yang jauh lebih tinggi.
“Dalam situasi bencana, kelompok rentan tidak hanya menghadapi ancaman dari bencana itu sendiri, tetapi juga potensi kekerasan, keterbatasan layanan kesehatan, hambatan mobilitas, hingga kesulitan akses pangan,” ungkap Komnas Perempuan dalam kampanye publik mereka, Selasa
Lima Prioritas Penanganan
Komnas Perempuan mengajukan lima rekomendasi kunci untuk penanganan bencana yang lebih responsif:
1. Fasilitas Ramah Kelompok Rentan
Pemerintah diminta menjamin fasilitas pengungsian yang menyediakan dignity kit, ruang aman, jalur evakuasi aksesibel, serta layanan prioritas bagi ibu hamil/menyusui dan lansia. Anggaran siap pakai juga harus dialokasikan khusus untuk kebutuhan perempuan dan kelompok rentan.
2. Layanan Kesehatan Komprehensif
Kesehatan reproduksi darurat menjadi prioritas, termasuk Posyandu darurat, obat penyakit kronis, alat bantu mobilitas, dan pos kesehatan 24 jam dengan sanitasi layak.
3. Informasi Akurat Anti-Hoaks
Kementerian Komunikasi dan Digital diminta menjamin informasi resmi dan akurat terkait evakuasi sambil menangani disinformasi yang berpotensi memicu kepanikan.
4. Perlindungan dari Kekerasan Berbasis Gender
Penyelenggaraan perlindungan perempuan dan anak dari kekerasan, dukungan psikososial, dan pencegahan kekerasan berbasis gender harus dipastikan. Hotline SAPA 129 juga perlu beroperasi dalam konteks darurat bencana.
5. Women Crisis Centre Berbasis Masyarakat
Layanan dukungan dan pendampingan khusus bagi perempuan korban kekerasan perlu segera diaktifkan di wilayah terdampak.
Jalur Pengaduan Tersedia 24/7
Bagi korban kekerasan yang membutuhkan bantuan, Komnas Perempuan menyediakan berbagai saluran:
Aduan Komnas Perempuan: bit.ly/AduanKomnasPerempuan atau WhatsApp 0821-2125-9165
Hotline SAPA: 129
Lapor WhatsApp: 0811-1129-129
Website: carilayanan.com
Hotline Polri: 110
Komnas Perempuan menegaskan bahwa penanganan bencana tidak boleh hanya fokus pada aspek fisik, tetapi juga harus memperhatikan kerentanan khusus yang dihadapi kelompok-kelompok tertentu untuk mencegah tragedi dalam tragedi.






