Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

NASIONAL

Rencana Kunjungan Komisi V DPR RI ke Sulawesi Tenggara

badge-check


					Rencana Kunjungan Komisi V DPR RI ke Sulawesi Tenggara Perbesar

INAnews.co.id, Kendari – Rencana Kunjungan Komisi V DPR RI RIDWAN BAE, Ke Sulawesi Tenggara diharapkan membuahkan solusi untuk menangani permasalahan kepentingan rakyat yang ada di daerah itu. Menjadi paling diperhatikan adalah mesti ada usaha dari pemerintah pusat untuk meningkatkan lintasan atau membuka jalur pelayaran Kendari dan Morowalisehingga masyarakat yang ada yang membutuhkan tranportasi antara Kendari dan Morowali atau dengan beberapa daerah lainnya dapat teratasi dan terpenuhi semuanya.

Setelah terciptanya jalur Morowali –  Kendari tahap selanjutnya harus segera dibangun Fasilitas Pelabuhan Ferry baik yang ada  di Kendari maupun di Morowali dan selanjutnya harus diadakan pengadaan kapalnya

Jika semua ini dibiarkan tidak ada pembangunan fasilitas public atau tidak ditingkatkan maka ini sangat berbahaya bagi masyarakat sekitar dan kejadian insiden kapal kapan terbakar dan teggelam  ini akan terulang kembali

Pasca kejadian  terbakarnya KM Izhar di perairan Bokori pada Sabtu 17 Agustus lalu, hal ii meninggalkan duka yang mendalam bagi masyarakat khususnya bagi keluarga korban. Anggota DPR RI, Ridwan Bae, turut prihatin atas kejadian kebakaran kapal yang menewaskan sejumlah penumpang dan ini menjadi perhatian yag sangat serius.

Maka Pasca itu Komisi V DPR RI pada tanggal 30 agustus akan mengadakan kunjungan kerja spesifik akan menghadirkan Perhubungan Darat dan Dirjen Perhubungan Laut untuk membicarakan penyelesaian persoalan kepentingan rakyat ini supaya permasalahan yang ada dapat dicarikan solusi yang tepat.

Ridwan Bae pun berharap bahwa solusi ini semoga dapat diwujudkan pada tahun 2020, ini yang pada akhirnya rakyat dapat teramankan dalam setiap perjalanan mereka.

Saat ini banyak mahasiswa Morowali datang ke Kendari Untuk Kuliah ini dari sisi pendidikan, Pada sisi lainnya yaitu perekonomian banyak masyarakat yang berdagang antara masyarakat Kendari dengan masyarakat Morowali hal ini dari tahun ke tahun akan meningkat terus oleh karena itu mesti ada langkah-langkah konkrit antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah untuk menangani permasalahan ini.

Sekaligus nanti akan disampaikan dalam forum komisi V DPR RI bahwa permasalahan  ini jangan  dianggap sebagai hal kecil tetapi harus lebih serius dalam penangan dalam pembangunan serta pembuatan Jalur dan pembangunan Pelabuhan Ferry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

9 Januari 2026 - 11:15 WIB

Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

9 Januari 2026 - 08:39 WIB

KUHAP Baru soal Restorative Justice secara Konsep Kacau, Kata Pakar

8 Januari 2026 - 12:28 WIB

Populer HUKUM