Menu

Mode Gelap
Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh

NASIONAL

Polisi Bisa Kendalikan 17 Lembaga Negara karena Kemunculan Perpol 10/2025

badge-check


					Foto: dok. INews Perbesar

Foto: dok. INews

INAnews.co.id, Jakarta– Perpol 10/2025 berpotensi menciptakan “shadow government” dengan Kapolri sebagai pengendali 17 lembaga strategis negara.

“Bisa sangat bisa. Karena yang punya kewenangan itu, apa susahnya Kapolri cabut ganti itu kalau enggak mau? Susah kan?” kata mantan Kabais TNI, Soleman B Ponto dalam wawancara di kanal YouTube Forum Keadilan TV, Kamis (18/12/2025).

Ia mengingatkan perbedaan mendasar antara TNI dan Polri dalam hal penempatan di luar struktur. Kewenangan tentara tidak melekat pada individu, tetapi kewenangan polisi melekat pada diri sendiri.

“Kalau polisi di dalam sini keluar di sini, maka seluruh ASN ini menjadi polisi dia. Kalau tentara tidak,” jelasnya.

Ponto memperingatkan, penempatan polisi aktif di berbagai lembaga akan mengubah fungsi Polri seperti dwifungsi TNI di masa lalu.

“Jadi kita membuat Polri menjadi apa? Dwifungsi Polri seperti tentara dulu. Ini baru awal. Namanya peraturan Kapolri kan bisa seenaknya ditambah,” kritiknya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo

25 Februari 2026 - 20:45 WIB

CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika

25 Februari 2026 - 18:45 WIB

Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik

25 Februari 2026 - 16:05 WIB

Populer POLITIK