Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

NASIONAL

Update Penjualan Tiket dan Data Penumpang Angkutan Nataru

badge-check


					Foto: Franoto Wibowo, dok. ist Perbesar

Foto: Franoto Wibowo, dok. ist

INAnews.co.id, Jakarta– PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat, hingga Minggu, 21 Desember 2025, jumlah tiket yang telah terjual untuk periode Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 mencapai 541.905 tiket, dari total kapasitas yang disediakan sebanyak 909.536 tempat duduk.

Berdasarkan data pemesanan tiket, tingkat okupansi pada sejumlah tanggal favorit menunjukkan tren yang cukup tinggi, dengan rincian sebagai berikut:

22 Desember 2025: 33.731 tiket terjual atau okupansi 75 persen

23 Desember 2025: 36.187 tiket terjual atau okupansi 79 persen

24 Desember 2025: 42.191 tiket terjual atau okupansi 92 persen

25 Desember 2025: 40.258 tiket terjual atau okupansi 88 persen

KAI menyampaikan bahwa tiket kereta api masih tersedia bagi masyarakat yang berencana melakukan perjalanan pada masa libur Natal. Namun demikian, data penjualan bersifat dinamis dan dapat terus berubah seiring dengan pemesanan tiket yang dilakukan secara daring melalui aplikasi Access by KAI maupun seluruh kanal resmi penjualan tiket KAI.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengimbau masyarakat untuk segera melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi KAI.

“Bagi masyarakat yang ingin bepergian menggunakan kereta api pada masa libur Natal dan Tahun Baru, pemesanan tiket dapat dilakukan melalui seluruh kanal resmi KAI, salah satunya melalui aplikasi Access by KAI,” ujar Franoto.

Selama empat hari pelaksanaan Angkutan Nataru, terhitung 18 hingga 21 Desember 2025, tercatat total 135.969 penumpang naik dan 121.152 penumpang turun di wilayah KAI Daop 1 Jakarta.

Data Naik dan Turun Penumpang KAI Daop 1 Jakarta:

18 Desember 2025: 28.122 penumpang naik dan 25.353 penumpang turun (data tetap)

19 Desember 2025: 37.942 penumpang naik dan 27.691 penumpang turun (data tetap)

20 Desember 2025: 37.268 penumpang naik dan 34.145 penumpang turun (data tetap)

21 Desember 2025: 32.648 penumpang naik dan 33.963 penumpang turun (data dinamis)

Sementara itu, data naik dan turun penumpang per stasiun pada 21 Desember 2025 (data dinamis) tercatat sebagai berikut:

Stasiun Pasar Senen: 12.933 penumpang naik dan 11.632 penumpang turun

Stasiun Gambir: 11.205 penumpang naik dan 11.416 penumpang turun

Adapun tanggal favorit keberangkatan penumpang pada periode Nataru berada pada 23, 24, dan 25 Desember 2025, dengan kota tujuan favorit antara lain Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Bandung, dan Purwokerto.

Untuk layanan Kereta Api Lokal Pangrango dan Siliwangi, selama periode 18 Desember 2025 hingga 21 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, tercatat sebanyak 20.278 penumpang naik dan 19.650 penumpang turun.

Rincian harian penumpang KA Lokal Pangrango dan Siliwangi adalah sebagai berikut:

18 Desember 2025: 4.368 penumpang naik dan 4.223 penumpang turun (data tetap)

19 Desember 2025: 5.018 penumpang naik dan 5.012 penumpang turun (data tetap)

20 Desember 2025: 5.510 penumpang naik dan 5.276 penumpang turun (data tetap)

21 Desember 2025: 5.382 penumpang naik dan 5.139 penumpang turun (data dinamis)

KAI Daop 1 Jakarta terus mengimbau pelanggan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, hadir lebih awal di stasiun, serta mematuhi ketentuan yang berlaku guna memastikan perjalanan yang aman dan nyaman selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

9 Januari 2026 - 11:15 WIB

Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

9 Januari 2026 - 08:39 WIB

KUHAP Baru soal Restorative Justice secara Konsep Kacau, Kata Pakar

8 Januari 2026 - 12:28 WIB

Populer HUKUM