INAnews.co.id, Jakarta– Gubernur Pramono Anung menegaskan pentingnya pembangunan Giant Sea Wall untuk menyelamatkan Jakarta dari ancaman tenggelam. Hal ini disampaikan menanggapi video viral yang menunjukkan permukaan Jakarta lebih rendah dari permukaan laut.
“Ini soal peradaban. Peradaban manusia, Indonesia, dan Jakarta,” kata Pramono dalam wawancara dengan Akbar Faizal yang diunggah di kanal YouTube-nya, Sabtu.
Pramono menjelaskan, Jakarta mengalami penurunan permukaan tanah 1,2 hingga 4 sentimeter setiap tahun. Saat ini, Jakarta telah membangun 12 kilometer dari 28 kilometer tanggul yang menjadi tanggung jawabnya.
Ia mengapresiasi komitmen Presiden Prabowo Subianto melanjutkan proyek Giant Sea Wall yang telah dicanangkan sejak era Presiden Soeharto.
Menurut Pramono, proyek ini akan memberikan banyak manfaat, termasuk mengubah Pulau Seribu menjadi “surga baru” dengan hotel berbintang dan kawasan wisata yang terproteksi.






