Menu

Mode Gelap
Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh

ENERGI

Industri Otomotif Menunggu Kepastian Kebijakan BBM Bersih

badge-check


					Foto: dok. Forwin Perbesar

Foto: dok. Forwin

INAnews.co.id, Jakarta– Industri otomotif Indonesia mengaku sudah melakukan penelitian dan uji coba BBM ramah lingkungan sejak 2009, namun implementasi di lapangan masih tersendat karena ketidakkonsistenan kebijakan pemerintah.

“2009 kita sudah melakukan kajian, percobaannya—itu menjadi pertanyaan: kapan dipakai?” ujar Kukuh Kumara, Sekretaris Jenderal Gaikindo, dalam diskusi INDEF yang membahas transisi energi sektor transportasi, Jumat (26/12/2025).

Kukuh menyoroti inkonsistensi regulasi sebagai kendala utama. Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 20 Tahun 2017 tentang penerapan Euro 4 baru terlaksana penuh pada 2022 untuk kendaraan diesel. “Masalah bahan bakar ini masalah konsistensi. Konsistensi bahwa ini yang akan kita gunakan,” tegasnya.

Industri bahkan sudah melakukan uji coba hingga E20, namun pemerintah belum memberikan kepastian implementasi. “Ngapain kita mengembangkan sesuatu yang ujung-ujungnya tidak dipakai?” kritik Kukuh.

Padahal, menurut Kukuh, kendaraan yang diproduksi setelah tahun 2000 sudah kompatibel dengan E10. “Kita sudah siap dari 2009, tapi 16 tahun kemudian masih baru E5,” keluhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika

25 Februari 2026 - 18:45 WIB

BRICS atau Trump? Bukti Indonesia Kehilangan Orientasi Politik Luar Negeri

24 Februari 2026 - 17:12 WIB

Diplomasi Tarif Prabowo-Trump Gagal Total dan Konyol

23 Februari 2026 - 18:48 WIB

Populer NASIONAL