Menu

Mode Gelap
Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela AS Terapkan Imperialisme Baru dan Ancam Stabilitas Global Tangkap Maduro FPCI Sebut Tindakan AS di Venezuela Langgar Hukum Internasional

NASIONAL

Suara Perempuan Sering Hilang di Tengah Jalan saat Pemilu

badge-check


					Foto: dok. getty images Perbesar

Foto: dok. getty images

INAnews.co.id, Jakarta– Komnas Perempuan mengungkapkan praktik sistematis penghilangan suara perempuan dalam proses pemilu Indonesia. Maria Ulfah Anshor menjelaskan bahwa pihaknya memantau pemilu dari tingkat TPS hingga nasional.

“Seringkali suara perempuan banyak di tingkat desa, tapi begitu dibawa ke tingkat kecamatan dan kabupaten, potensi penghilangan suara makin tinggi. Akhirnya yang diumumkan sangat kecil,” ungkap Maria dalam wawancara di kanal YouTube Komnas Perempuan, Selasa (6/1/2025).

Ia menyebutkan bahwa mata rantai penghitungan suara yang panjang membuka peluang berbagai permainan politik, termasuk kolusi, korupsi suara, dan penghilangan suara yang membuat perempuan dikalahkan.

Untuk itu, Komnas Perempuan tidak hanya mendorong perempuan maju sebagai calon, tapi juga mengawal seluruh proses—dari pencalonan, kampanye, hingga penghitungan suara—dengan tagline “JITU: Jeli, Inisiatif, Toleran, dan Terukur.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru

9 Januari 2026 - 11:15 WIB

Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

9 Januari 2026 - 08:39 WIB

KUHAP Baru soal Restorative Justice secara Konsep Kacau, Kata Pakar

8 Januari 2026 - 12:28 WIB

Populer HUKUM