Menu

Mode Gelap
BRICS atau Trump? Bukti Indonesia Kehilangan Orientasi Politik Luar Negeri Indonesia Ikut Melemah Seiring Penolakan MA Amerika atas Tarif Trump Perkuat Silaturahmi, Kedubes UEA Serahkan Simbol Tradisi dan Persahabatan di Masjid Al-Amin Kemenkeu Diplomasi Tarif Prabowo-Trump Gagal Total dan Konyol Proposal Trump untuk Gaza Dinilai Jebakan Manis BPJPH: Standar Halal Indonesia dan Amerika Sama-Sama Standar Internasional

POLITIK

Indonesia Ikut Melemah Seiring Penolakan MA Amerika atas Tarif Trump

badge-check


					Foto: dok. CNBC Perbesar

Foto: dok. CNBC

INAnews.co.id, Jakarta– Pengamat politik Rocky Gerung menilai Indonesia berada dalam posisi dilematis menyusul ditolaknya kebijakan tarif 19 persen Presiden AS Donald Trump oleh sistem hukum Amerika Serikat. Menurutnya, Indonesia yang telah mengikatkan diri melalui kesepakatan dengan Trump kini menanggung risiko ikut tergerus pamornya seiring melemahnya Trump di dalam negeri.

“Ketika Trump kuat, Indonesia merasa akan berguna kalau ngikut Trump. Sekarang kalau Trump melemah, maka kita juga ikut melemah,” kata Rocky dalam wawancara bersama Hersubeno Arief di kanal Rocky Gerung Official, Senin (23/2/2026).

Rocky menyebut perjanjian tarif antara Presiden Prabowo dan Trump dinilai merugikan kepentingan Indonesia sekaligus kepentingan Palestina. Ia mengkritik lemahnya kemampuan diplomat dan intelijen Indonesia dalam membaca peta politik domestik Amerika Serikat, sehingga Indonesia gagal mengantisipasi risiko ketika posisi Trump mulai goyah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Mantan Dubes Indonesia untuk AS Kritik Pidato Prabowo di KTT BOP

23 Februari 2026 - 10:20 WIB

Pakar UI Bongkar Jebakan BOP: Indonesia Bukan Kuda Troya

23 Februari 2026 - 08:17 WIB

KUHP dan KUHAP Baru Dinilai Berpotensi Perluas Kriminalisasi Dunia Usaha

23 Februari 2026 - 04:13 WIB

Populer EKONOMI