Menu

Mode Gelap
Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh Meragukan Arah Pemerintahan Prabowo: Pintu yang Sama dengan Jokowi

NASIONAL

Presiden Jokowi Minta Tambahan Pengamanan untuk Pejabat Negara

badge-check


					Presiden Jokowi Minta Tambahan Pengamanan untuk Pejabat Negara Perbesar

INAnews.co.id, Jakarta – Berkaca pada kejadian penyerangan terhadap Menko Polhukam Wiranto, Presiden Joko Widodo mengaku sudah memerintahkan kepada Kapolri agar diberikan penambahan pengamanan untuk para pejabat pemerintahan.

“Meskipun sudah ada tetapi diberikan tambahan pengamanan agar peristiwa yang terjadi pada Menko Polhukam Bapak Wiranto tidak terulang lagi,” kata Presiden saat menjawab wartawan usai kembali mengunjungi Menko Polhukam Wiranto yang sedang dirawat di Paviliun Kartika, RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (11/10/2019) siang.

Sebagaimana diketahui, Menko Polhukam Wiranto ditusuk oleh terduga teroris saat turun dari mobil yang ditumpanginya di alun-alun Menes, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019) siang.

Mengenai kondisi Menko Polhukam Wiranto sendiri, Presiden bersyukur kondisinya sudah stabil, semakin baik, dan bisa berkomunikasi.

“Sudah berbicara dengan saya tadi. Pak saya ingin segera pulang, ikut Ratas (Rapat Terbatas) lagi. Sudah menyampaikan, artinya kondisinya sudah semakin baik,” ungkap Presiden.

Kepala Negara pun mengajak masyarakat untuk berdoa bersama agar Menko Polhukam Wiranto segera diberikan pemulihan dan kesembuhan secepat-cepatnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika

25 Februari 2026 - 18:45 WIB

BRICS atau Trump? Bukti Indonesia Kehilangan Orientasi Politik Luar Negeri

24 Februari 2026 - 17:12 WIB

Diplomasi Tarif Prabowo-Trump Gagal Total dan Konyol

23 Februari 2026 - 18:48 WIB

Populer NASIONAL