INAnews.co.id, Jakarta – BNI Syariah kembali selenggarakan Direksi Mengajar (Board Of Director-BOD Teaching) secara serentak di SMA IT-Alfityan Aceh, Banda Aceh dan Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Hidayatullah, Ternate, Maluku Utara, pada Kamis 14 november 2019.
Acara ini bertujuan untuk meningkatkan edukasi literasi dan inklusi keuangan syariah yang dicanangkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sesuai pada POJK Nomor 76/POJK.07/2016 tentang Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan di Sektor Jasa Keuangan Bagi Konsumen dan/atau masyarakat.
Dalam acara BOD Teaching Banda Aceh hadir Direktur Kepatuhan & Risiko BNI Syariah, Tribuana Tunggadewi, Branch Manager BNI Syariah Kantor Cabang Banda Aceh, Zul Irfan Lubis, Wakil Direktur Yayasan Alfityan Aceh, Erizal Syahputra; dan Kepala Sekolah SMA IT Alfityan, Mursyida.
Sedangkan untuk BOD Teaching Ternate hadir SEVP Bisnis Ritel & Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi, Pemimpin Divisi Jaringan dan Layanan BNI Syariah, Adjat Djatnika Basarah, Pemimpin Wilayah Timur BNI Syariah, Imam Hidayat, Branch Manager BNI Syariah Kantor Cabang Ternate, Hery Kuswoyo dan Pengasuh Pondok Pesantren Hidayatullah Ternate, Soleh Sukur.
Kegiatan dengan tema “Mengenal Perbankan Syariah” ini diantaranya adalah pengenalan perbankan syariah.
Direktur Kepatuhan & Risiko BNI Syariah, Tribuana Tunggadewi mengatakan Direksi mengajar merupakan salah satu implementasi dan bentuk nyata kepedulian BNI Syariah terhadap dunia pendidikan.
“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi media sosialisasi dan dakwah yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan generasi muda mengenai perbankan syariah,” kata Tribuana.
SEVP Bisnis Ritel & Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi mengatakan ,dalam menjalankan kegiatan operasionalnya BNI Syariah selalu mengangkat nilai-nilai hasanah dan berkomitmen menjadi Hasanah Banking Partner.
Pada kegiatan BOD Teaching di Banda Aceh dan Ternate, BNI Syariah bersama dengan Yayasan Hasanah Titik (YHT) memberikan bantuan fasilitas sarana dan prasarana pendidikan masing-masing senilai Rp 50 juta.
Kegiatan ini rutin digelar tiap tahun sejak 2016 lalu. Dari 2016 sampai tahun ini tercatat sudah lebih dari 2.800 siswa yang ikut serta dalam program Direksi Mengajar ini.






