Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

INDAG

Kenaikan Bitcoin Bertahan Lebih Lanjut.

badge-check


					Bitcoin mempertahankan penguatannya. (Al Sattar/ Foto Istimewa). Perbesar

Bitcoin mempertahankan penguatannya. (Al Sattar/ Foto Istimewa).

INAnews.co.id – Harga Bitcoin, mata uang kripto terbesar didunia ini bisa bertahan meski gagal mendapatkan perdagangan yang lebih bergejolak. Kabar bahwa Fidelity, raksasa layanan keuangan, akan mulai menawarkan perdagangan crypto mendorong keyakinan para pengelola dana investasi dan investor.

Kenaikan harga teredam karena banyak alasan. Investor berpengalaman telah menutup posisi dari pasar kripto. Sekaligus memberikan sinyal bahwa pasar keuangan dan regulator ingin mendapatkan kejelasan dan kenyamanan dalam prospek perdagangan mata uang kripto lebih lanjut.

Pada perdagangan Selasa (16/10), Bitcoin berpindah tangan pada $ 6,442.80, naik 0,7%. Dalam perdagangan selanjutnya, Bitcoin tertekan hingga ke $6400 oleh aksi ambil untung.

Harga Tether terus diperdagangkan dengan diskon sekitar 98 sen pada hari Selasa, menunjukkan kekhawatiran tetap untuk stablecoin yang diperangi sehari setelah harga, yang secara tradisional setara dengan satu dolar AS turun di bawah 90 sen.

Selain itu, harga bitcoin di bursa Bitfinex, perusahaan yang saham manajemen umum dengan Tether, masih diperdagangkan dengan premi yang signifikan, sekitar $ 274, atau 4,2%. per koin pada hari Selasa.

Pada perdagangan Altcoin, bergerak lebih tinggi dimana Eter, naik 1,3% pada $ 203,96, Bitcoin Cash naik 0,6% menjadi $ 447,20, Litecoin, turun 0,8% menjadi $ 52,86 dan Ripple diperdagangkan pada 45,9 sen, naik 6,3%.

Bitcoin futures, dibursa Cboe Global Markets untuk kontrak bulan Oktober naik 0,2% menjadi 6.444,75, sedangkan di CME Group untuk kontrak Oktober naik 0,9% menjadi $ 6.445. (Al Sattar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Target Pertumbuhan 5,4 Persen Sulit Tercapai, Konsumsi dan Kredit Melemah

5 Januari 2026 - 23:39 WIB

Paradoks Industri Nasional: Tumbuh tapi Tidak Serap Tenaga Kerja

31 Desember 2025 - 11:16 WIB

Cukai Rp20.000 Per Liter Hambat Daya Saing Bioetanol Indonesia

29 Desember 2025 - 20:58 WIB

Populer ENERGI