Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

SOSDIKBUD

Yondris Kansil Akan Perjuangkan Guru Honorer di Kota Bitung

badge-check


					Yondris Kansil Akan Perjuangkan Guru Honorer di Kota Bitung Perbesar

INAnews.co.id Bitung– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Bitung mulai melaksanakan reses Masa Sidang Pertama, untuk secara langsung menjaring aspirasi rakyat.

Yondries Kansil SH MSi legislatif yang di usung partai Nasdem mengatakan, masa reses merupakan masa penting yang sejatinya secara fungsional dan sebagai media untuk menjaring aspirasi rakyat.

“Reses ini merupakan kewajiban bagi setiap anggota dewan. Setiap masa reses, anggota dewan turun ke dapil untuk bertemu secara langsung dengan masyarakat, untuk menjaring informasi, menghimpun seluruhnya untuk kemudian dibawa ke gedung kerucut,” katanya ketika melakukan reses, Rabu 27 November 2019 di Kelurahan Parigi Dolong, Kecamatan Maesa, Bitung.

Pada reses tahun pertama ini, Yondries menitik beratkan pada guru honorer. Dia akan berjuang tentang gaji guru guru honorer yang gajinya diterima tiga bulan sekali.

“Penerimaan CPNS di kota Bitung, kami tidak akan memberikan janji muluk kepada guru honorer untuk menjadi Aparatur Sipil Negara,” ujarnya.

Yondris menambahkan, walau pahit harus disampaikan bahwa menjadi ASN itu bukan wewenang Wali Kota atau Anggota DPR Bitung, tapi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia.

Yondries berharap, apa yang menjadi usulan masing-masing perwakilan masyarakat dapat disampaikan kembali kepada masing-masing Lurah.

“Semoga, semua usulan ini akan kami kawal dan mudah-mudahan bisa terakomodir semuanya,” tutup Yondris.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

RPL Talk: Pengalaman Industri Hospitality & Pariwisata Jadi “Golden Ticket” Kuliah Lagi di Institut STIAMI

7 Januari 2026 - 08:16 WIB

RPL Talk: Pengalaman Industri Hospitality & Pariwisata Jadi “Golden Ticket” Kuliah Lagi di Institut STIAMI

NU tak Bisa Dikooptasi: Kepala Dipegang, Ekor Belum Tentu Ikut

5 Januari 2026 - 21:32 WIB

Dari Gereja Sentani, Zita Anjani Sampaikan Pesan Kasih untuk Indonesia

5 Januari 2026 - 08:31 WIB

Dari Gereja Sentani, Zita Anjani Sampaikan Pesan Kasih untuk Indonesia
Populer SOSDIKBUD