INAnews.co.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan data terbaru jumlah korban meninggal dunia akibat gempa yang disusul tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.
“Hingga hari minggu pukul 13.00 WIB ada laporan dari PMI Pusat bahwa ada 11 orang meninggal akibat gempa di Kabupaten Donggala,” kata Sutopo di kantor BNPB, Jakarta, Minggu (30/9/2018).
Sutopo mengungkapkan, pada Minggu (30/9) ini telah dimulai pemakaman massal secara layak bagi korban meninggal dunia lantaran mayat harus segera dikebumikan. Pasalnya, hal itu berdasarkan pertimbangan dampak kesehatan bagi warga, setelah dilakukan identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Palu.
Menurut Sutopo, korban luka-luka yang berjumlah 540 orang saat ini dirawat di berbagai rumah sakit yang ada di Kota Palu. Namun, kemungkinan besar jumlah tersebut masih akan bertambah.
“Kita tidak mengharapkan jumlah itu bertambah, tapi mengingat masih ada korban diduga masih tertimbun dan lokasi belum dapat dijangkau SAR gabungan, itu yang menyebabkan jumlah akan betambah,” ujarnya.
Terkait perkembangan proses evakuasi, Sutopo mengatakan per Sabtu malam (29/9), tambahan personel dan perlengkapan alat berat telah berdatangan melalui jalur darat dan udara sehingga tim Basarnas dan gabungan TNI-Polri dapat memfokuskan pencarian korban di Kota Palu.






