Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

Uncategorized

Menperin resmikan pembangkit listrik captive power milik PT. Indorama

badge-check


					Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto berfoto bersama Direktur Utama PT Indorama Petrochemicals Saurabh Mishra meresmikan Captive Power Plant PT Indorama Petrochemicals di Cilegon, Banten Perbesar

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto berfoto bersama Direktur Utama PT Indorama Petrochemicals Saurabh Mishra meresmikan Captive Power Plant PT Indorama Petrochemicals di Cilegon, Banten

INAnews.co.id , Banten – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada Kamis 29 November 2019 menandatangani prasasti peresmian Captive Power Plant PT Indorama Petrochemicals di Cilegon, Banten, yang merupakan industri pembangkit listrik.

Peresmian tersebut disaksikan oleh Direktur Jenderal Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka Achmad Sigit Dwiwahjono, serta Direktur Utama PT Indorama Petrochemicals Saurabh Mishra beserta jajarannya  .

Airlangga mengatakan “pembangkit listrik captive power milik PT Indorama Petrochemicals dengan kapasitas 30 MW dinilai dapat mendukung daya saing perusahaan,” ujarnya.

dengan Direktur Utama PT Indorama PetrochemicalsSaurabh Mishra ketika peresmianpembangkit listrikcaptive powermilikPT IndoramaPetrochemicalsdi Cilegon, Banten (Foto: Kemenperin)

Ditambahkan Airlangga Kemenperin terus aktif mendorong industri manufaktur agar menghasilkan produk berdaya saing tinggi melalui pemanfaatan teknologi untuk memenuhi permintaan domestik maupun global dan berkontribusi langsung dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia secara secara berkelanjutan.

“Industri ini harus selalu di-upgrade teknologinya. Dengan tenaga baru ini, yang memanfaatkan panas di pabrik untuk tambahan energi menjadi biaya produksi menurun dan tercipta efisiensi,” ujar Airlangga.

Ditambahkan Menperin, hal ini juga diyakini dapat meningkatkan keuntungan bagi perusahaan.

“Dua pabrik Indorama saat ini berjalan lancar dan tidak ada disruption. Hal ini tentu tidak terlepas dari upaya pemerintah mendorong pengembangan industrialisasi. Di kompleks Cilegon ini akan ada pabrik baru,” ungkapnya.

Disamping itu Direktur Utama PT Indorama Petrochemicals Saurabh Mishra menyampaikan, pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan investasi. Misalnya dengan menambah pembangkit listrik, perusahaan akan lebih efisien dan produktif.

“Selama ini kami telah investasi lebih dari USD400 juta. Untuk pembangkit energi ini saja kira-kira USD55 juta,” tuturnya.

Menperin Airlangga berfoto bersama karyawan PT Indorama Petrochemicals Saurabh Mishra usai meresmikan Captive Power Plant

Mishra meyakini, dengan adanya fasilitas baru tersebut, biaya energi turun hampir 20 persen. PT Indorama Petrochemical, produsen Purified Terephthalic Acid (PTA) beroperasi sejak tahun 2013. Dari produksi 33 ton per jam, saat ini telah mencapai 58 ton per jam. Produk PTA Indorama Chemical 100% diserap industri tekstil domestik, sebagai bahan baku serat dan benang.

“Produk kami dipakai oleh grup Indorama dan pasar lokal. Di downstream, industri yang membeli produk kami yang melakukan ekspor, jadi merupakan indirect export,” ujar Mishra.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Ketua Pusaka NTB Tegaskan Isu BTT Pemprov NTB Bersifat Konstruktif Demi Kondusivitas Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

22 Desember 2025 - 20:29 WIB

Setelah Ramai Diberitakan, EO HUT Kota Baubau Akhirnya Lunasi Honor Penampil Lokal

1 November 2025 - 15:40 WIB

Bridgestone dan Walikota Bekasi Dukung Program Institut STIAMI

29 September 2025 - 16:09 WIB

Bridgestone dan Walikota Bekasi Dukung Program Institut STIAMI
Populer Uncategorized