INAnews.co.id, Sulut– Gabungan Ormas Adat beberapa waktu lalu datangi Polda Sulawesi Utara (Sulut) untuk membawa aspirasi terkait kasus Rumah Sakit Pancaran Kasih Manado, Senin 8 Juni 2020.
Dalam gabungan ormas adat tersebut turut hadir juga Ormas Kristen Laskar Benteng Indonesia (OKLBI) yang menurunkan puluhan pasukannya untuk turut mengawal aspirasi tersebut, pasukan OKLBI ini mendatangi Polda Sulut di pimpin langsung oleh Wakil Ketua Umum Bid OKK Hesky Rumagit dan Wakil Ketua Umum Bid KIE, Pdt Romi Pangalila S.Th.
Hesky Rumagit saat di wawancara menyampaikan OKLBI hanya menurunkan pasukan kurang lebih 70 orang, “70 orang ini adalah hasil rapat dan menjadi keputusan bersama pengurus DPP OKLBI” ungkap Hesky, Selasa 9 Juni 2020.

Lanjut Hesky, OKLBI hanya menurunkan pasukan 70 orang karena mengingat situasi saat ini pandemi Covid-19, dan itu hanya perwakilan yang sudah di setujui oleh Ketua Umum OKLBI Allan Berty Lumempouw, ujarnya.
Di sisi lain saat di konfirmasi kepada Ketua Umum OKLBI Allan Berty Lumempouw mengatakan, bahwa pengurus DPP sudah berkordinasi dan yang hadir pada saat itu adalah perwakilan dari DPW Manado, DPW Minahasa, dan DPW Minahasa Utara, ucap Berty.
“Itu hanya perwakilan saja, karena pada saat ini kami hanya membawa aspirasi kami ke Polda Sulut, tapi apabila aspirasi kami tidak di tindak lanjuti maka kami siap menurunkan Ribuan pasukan”, tegas Berty.

Berty berharap aparat Kepolisian seriusi kasus ini agar tidak menjadi contoh yang buruk bagi Kota-kota yang lain, karena apapun alasannya itu tidak di benarkan dan itu perbuatan melawan hukum, tutup Berty.






