Ekonomi Syariah Indonesia Dimulai Dari Banten Akan Terwujud Atas Diangkatnya Dua Guru Besar

503

INAnews.co.id , Tangsel – Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah mengukuhkan dua guru besar melalui sidang senat terbuka dan orasi ilmiah pada , selasa 1 desember 2020.

UIN Syarif Hidayatullah mengukuhkan dua nama guru besar yakni Prof. Dr. Euis Amalia , M.ag sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta.

Kemudian , Prof. Dr. Djawahir Hejazziey, SH.MA sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Ekonomi Islam Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah.

Euis Amalia dalam orasi ilmiahnya di depan sidang senat terbuka mengemukakan konsep ekonomi islam, yang berjudul : “Akselerasi Sistem Ekonomi Islam Terintegrasi Untuk Ekonomi Indonesia Yang Berkeadilan”.

Disampaikan Euis dalam pemaknaan, kata integrasi sistem ekonomi Islam adalah dimaksudkan sebagai sebuah upaya membangun tatanan sistem ekonomi dengan implementasi nilai-nilai syariah dimana satu bagian dengan bagian lain merupakan sinergi yang berkelanjutan dan berproses untuk mewujudkan tujuan kemaslahatan.

“Bahwa Indonesia akan menjadi negara maju pada tahun 2045, tepat 100 tahun kemerdekaannya adalah cita-cita dan harapan seluruh masyarakat untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara maju, mandiri, yang berpenghasilan tinggi dan disegani oleh dunia,” papar Euis dalam orasi ilmiahnya , selasa 1 desember 2020.

Lanjutnya, dengan bonus demografi yaitu 70% nya adalah usia produktif (15-64 tahun) atau Generasi Emas ini diharapkan bisa menjadi perintis perubahan dalam kehidupan dan peradaban bangsa yang lebih baik, bermodalkan kecerdasan komprehensif yaitu aktif, mandiri, kreatif, inovatif, dan interaksi sosial yang baik.

Menurut Euis di sisi lain terdapat tantangan era revolusi Industri 4.0 dan society 5.0 ditandai pesatnya perkembangan trend otomasi, pertukaran data, artificial intelligence, block chain, internet of things, robotic, dan mesin-mesin cerdas yang menggantikan tenaga kerja manusia telah mendisrupsi tatanan ekonomi nasional sekaligus menghadirkan model bisnis baru.

Demikian pula target dan tujuan dari sustainable development goals menjadi tantangan tersendiri untuk semua program dan kegiatan diarahkan namun dengan tetap memperhatikan maqashidus syariah dalam implementasinya.

“SDM adalah modal utama dalam pembangunan bangsa dan negara. Oleh karena itu kemampuan pemerintah untuk mengoptimalkan potensi SDM dalam proses pembangunan bangsa dan negara merupakan sebuah keniscayaan,” tutur Euis.

Banyak bukti menunjukkan bahwa negara tanpa didukung sumber daya alam yang melimpah tetapi memiliki SDM yang produktif telah menjadi negara maju.

Sambung Euis dalam pembacaan orasi ilmiahnya , mengatakan kekeliruan selama ini paradigma pembangunan didasarkan pada pemikiran ekonomi konvensional yang bertumpu pada nilai-nilai kapitalis yang berujung pada disempowerment,
impoverisment yang dapat menumbuhkan self dis empowerment.

Partisipasi dan peran utama masyarakat harus menjadi tujuan pembangunan. Masyarakat harus diposisikan substansial dan utama bukan residual apalagi marginal. Paradigma pembangunan yang semata-mata untuk pertumbuhan ekonomi dari yang sekedar meningkatkan pendapatan.

Atas diangkatnya dua guru besar tersebut CEO Gaido Grup sampaikan rasa bangganya dan sukses atas karir dan ilmunya. Dengan diangkatnya Prof. Dr. Euis Amalia dan Prof. Dr. Djawahir Hejazziey, SH.MA.

Menurut Hasan Gaido terwujudnya cita-cita Indonesia menjadi sentral ekonomi syariah di tahun 2045 akan bisa nyata. Ditambah lagi menurut Hasan , Banten akan menjadi provinsi pertama dan menjadi pusat ekonomi syariah Indonesia juga dapat terlaksana.

“Saya optimis ekonomi syariah Indonesia akan dimulai dari Banten , sebab Banten sudah punya dua guru besar ekonomi islam , dengan begitu ilmunya bisa disalurkan kepada generasi penerus di Indonesia khususnya di Banten,” ujar Hasan Gaido kepada Redaksi pada selasa 1 desember 2020.

Menurut Hasan , Euis Amalia adalah sosok wanita pertama di Indonesia yang menjadi seorang Guru Besar Ilmu Ekonomi Syariah, dan Euis adalah putri kelahiran Banten, sedangkan Djawahir juga seorang Guru Besar Ilmu Ekonomi Syariah yang menetap di provinsi Banten.

“Indonesia sentral ekonomi syariah dunia insyaallah terwujud dimulai dari Banten, semoga ilmunya bermanfaat dan ini merupakan bagian dari percepatan terealisasinya program Indonesia sentral ekonomi syariah. Gaido Group konsisten sebagai pelakunya,” tutup Hasan.

Baca Juga

Komentar Anda

Your email address will not be published.