Menu

Mode Gelap
MBG Dinilai Gerus Anggaran Transportasi dan Keselamatan Rayakan HUT ke-15, Laskar Anggrek Perkuat Peran Sebagai Penyambung Lidah Masyarakat Tangerang Selatan One House, One Qurban: Fiqih Patungan Satu Kambing untuk Sekeluarga Jumhur Hidayat Syukuri Persatuan Buruh di Bawah Prabowo Formula Keuangan Syariah: Mulai dari Nol Pun Bisa Vicky Prasetyo: Heritage Medical Bekasi Dibutuhkan Masyarakat Luas

NASIONAL

Wamendes : SDGs Desa Harus Tercermin Dalam Semua Kegiatan Kemendes

badge-check


					Wamendes : SDGs Desa Harus Tercermin Dalam Semua Kegiatan Kemendes Perbesar

INAnews.co.id, Bogor – Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT) Budi Arie Setiadi menutup secara resmi Rapat Sinkronisasi Kegiatan Kementerian/Lembaga Kemendes PDTT tahun 2021, Jumat (19/3/2021).

Wamendes Budi Arie mengatakan, kerja-kerja Kemendes PDTT harus benar-benar fokus membangun kewilayahan sampai tuntas, sampai jadi model desa, jadi model perdesaan, jadi model transmigrasi.

Bahkan, jika diperlukan, kita akan melakukan penyatuan beberapa kegiatan unit kerja, untuk mewujudkan model yang mudah direplikasi dan diaplikasikan oleh Desa.

“SDGs Desa harus tercermin dalam semua program dan kegiatan seluruh unit kerja di lingkungan Kementerian Desa PDTT. Semua IKU eselon 1 dan 2, program dan kegiatan merupakan rangkaian kegiatan percepatan pencapaian tujuan SDGs Desa,” kata Wamen Budi Arie.

Guna mewujudkan tatakelola pemerintahan maka diperlukan perbaikan dokumen perencanaan kinerja secara berkelanjutan yang sejalan dengan Proses Bisnis yang berbasis mitigasi risiko serta peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia yang memadai sehingga tercipta efektifitas dan efisiensi kegiatan

Wamen Budi Arie mengatakan, roadmap Pembangunan Desa dan Transmigrasi harus inline dengan tujuan pencapaian SDGs Desa.

Lokus sasaran kegiatan prioritas untuk memenuhi pencapaian target RPJMN meliputi 5000 dan 10.000 desa, 62 KPPN, 52 Kawasan Transmigrasi, 62 Daerah Tertinggal dan Lokus lainnya yang menjadi mandatory terutama dalam pembangunan Desa-desa Model lintas Kementerian/Lembaga dan mitra pembangunan.

‘Untuk membangun kompetensi SDM maka akan segera disusun turunan Peraturan Menteri tentang Penerapan Manajemen Talenta dan akan dibentuk tim Assessment Center internal,” kata Wamen Budi Arie.

Soal perencanaan Pengadaan Barang/Jasa dan Pelaksanaan Anggaran Tahun 2021, kata Budi Arie, akan menjadi acuan dalam pelaksanaan anggaran untuk menghindari penumpukan pencairan anggaran di akhir tahun sekaligus untuk mendukung pencapaian target nilai IKPA (Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran) sebesar 100%.

“Marilah kita berkomitmen bersama-sama, untuk kesepakatan Raker ini guna mewujudkan sasaran program dan kegiatan Kementerian melalui koordinasi dan kolaborasi antar Kementerian/Lembaga serta sinergitas antar Unit Kerja yang kuat, sehingga pada akhir tahun 2024 tercapai sasaran yang diamanatkan oleh RPJMN 2020-2024,” tandas Wamen Budi Arie.

Turut hadir dalam penutupan, Sekjen Taufik Madjid, Pejabat Tinggi Madya dan Pratama serta seluruh jajaran Kemendes PDTT.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

MBG Dinilai Gerus Anggaran Transportasi dan Keselamatan

3 Mei 2026 - 15:10 WIB

Rayakan HUT ke-15, Laskar Anggrek Perkuat Peran Sebagai Penyambung Lidah Masyarakat Tangerang Selatan

3 Mei 2026 - 14:38 WIB

Syahganda Nainggolan : Masuknya Jumhur Hidayat Dalam Kabinet Sebagai Langkah Tepat Prabowo

1 Mei 2026 - 22:40 WIB

Populer NASIONAL