Menu

Mode Gelap
Parpol di Indonesia Dinilai Bukan Partai Sejati, Melainkan “Perusahaan Keluarga” Mengapa Kasus Pidana Pemilu Jarang Diproses? Ahli Ungkap Sistem “Berputar-putar” Ketujuh Komisioner KPU Pernah Dihukum karena Pelanggaran Etika Ahli: Sistem Pilkada Lewat DPRD Justru Picu Transaksi Politik Lebih Parah Prabowo Pernah Sebut Cagub Harus Siapkan Rp300 Miliar Maju Pilkada BAT Bank Akui Dana USD 1 Juta Dikuasai, CWIG Ultimatum Pengembalian Secepatnya

PENDIDIKAN

James Lomboan Sebut, Pemberian Cendera Mata Tidak Di Haruskan Untuk Siswa

badge-check


					James Lomboan Sebut, Pemberian Cendera Mata Tidak Di Haruskan Untuk Siswa Perbesar

 

INAnews.co.id Bitung– Terkait permintaan cendra mata dari pihak sekolah SMP N 1 Bitung, berupa uang sebesar 100 ribu rupiah untuk pembelian paving blok, kepada peserta didik (Siswa) yang sudah tamat sekolah atau lulus sekolah tidak ada unsur pemaksaan atau kewajiban buat semua siswa.

Hal ini di sampaikan oleh Kepala sekolah SMP N 1 Bitung James Lomboan, S,Pd beberapa waktu lalu kepada sejumlah awak media, Jumat 11 Juni 2021.

Lomboan menjelaskan, bahwa pihak sekolah tidak ada unsur paksaan atau di wajibkan untuk meminta kepada siswa maupun orang tua siswa.

“Jika ada orang tua yang ingin membantu atau memberi secara iklas dan sukarela ke pihak sekolah tentunya semua berdasarkan keikhlasan dari lubuk hati orang tua siswa dan bukan suatu paksaan dari pihak sekolah, ini juga bukan kepentingan pribadi kami melainkan demi kepentingan sekolah, namun apapun bentuk cendramata yang beredar kami tidak pernah memaksa kepada orang tua siswa,” ucap Lomboan.

Lomboan juga menambahkan, kalau ada orang tua siswa yang memberikan bantuan berupa 1 truck pasir, uang sebesar 50 ribu, dan ada juga orang tua siswa yang menyampaikan kalau belum bisa membantu.

“Ada beberapa orang tua siswa yang datang menyampaikan kalau mereka belum bisa membantu dan ada juga yang membantu dengan memberikan 1 truck pasir bahkan ada juga yang hanya memberikan bantuan uang sebesar 50 ribu, itu semua kami terima dan tidak pernah memaksa”, beber Lomboan.

Lanjunya, “saya juga sudah menyampaikan kepada guru wali kelas, pada saat mengantarkan hasil kelulusan para murid ke rumah mereka masing-masing agar tidak meminta uang atau hadiah dalam bentuk apapun, kepada orang tua murid”, imbuhnya.

“Kami berharap para siwa siswi yang sudah selesai menimba ilmu di sekolah ini, agar dapat lebih giat lagi belajar dalam melanjutkan ke jenjang berikutnya dan kelak bisa menjadi orang yang sukses”, tutup Lomboan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

“Jangan Malu Orang Tuamu Pemulung”, Motivasi Prabowo untuk Siswa Sekolah Rakyat

13 Januari 2026 - 09:03 WIB

Umat Islam Harus Terus Bermikraj dalam Ilmu dan Kompetensi

12 Januari 2026 - 20:42 WIB

Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi

12 Januari 2026 - 15:43 WIB

Populer NASIONAL