INANEWS.co.id, Jakarta — Dalam rangka memperingati perayaan Hari Santri Nasional (HSN) yang jatuh di bulan Oktober, Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) menggelar beberapa rangkaian kegiatan. Salah satunya dengan menggelar pertemuan virtual dengan ratusan admin pengelola sosial media IPPNU se-Indonesia.
Kegiatan bertajuk ‘Ruang Tumbuh Generasi Digital’ ini digelar pada Sabtu (07/10) secara virtual melalui Zoom dan mendapatkan respon luar biasa dari para admin media IPPNU. Ratusan admin pun turut hadir untuk membahas perkembangan dunia maya dan strategi konten di media sosial.
Ruang Tumbuh Generasi Digital ini merupakan ruang belajar bersama untuk mendiskusikan serta berbagi informasi terkait pengelolaan media IPPNU dan diharapkan menjadi semangat baru dan energi baru untuk para pegiat media khususnya dikalangan Pelajar Putri supaya lebih mengoptimalkan produktivitasnya di dunia digital.
“Pengguna aktif media sosial mencapai 167 juta dan IPPNU perlu menjadi bagian dari pengguna aktif tersebut dengan memproduksi konten-konten positif, semoga melalui pertemuan ini menjadi penambah semangat untuk kita mengoptimalkan konten-konten digital,” ungkap Whasfi Velasufah selaku Ketua Umum IPPNU
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir juga Ketua Komisi 1 DPR RI, Meutya Hafid yang menyampaikan bahwa ruang digital hari ini dipenuhi oleh generasi muda, begitupun dengan para konten kreator UMKM yang para pelakunya adalah perempuan.
Meutya Hafid yang juga merupakan mantan jurnalis itu pun mengajak pengurus dan kader IPPNU untuk terlibat secara aktif sebagai produsen konten dan tidak hanya menjadi konsumen konten di media sosial saja.
“Harapannya tentu para pengurus, kader dan anggota IPPNU bisa memproduksi konten dengan narasi-narasi yang positif, bukan hanya untuk internal IPPNU namun bisa secara luas untuk pelajar-pelajar Umum di Indonesia,” ungkapnya
Selain Meutya Hafid, hadir juga Ketua Jarkominfo PP IPPNU 2015-2018, Siti Fatimatuzzahro yang sampaikan kepada para peserta soal hal yang berkaitan dengan strategi konten kreatif serta bagaimana mengelola media komunitas untuk lebih informatif dan aktual.






