Menu

Mode Gelap
Amendemen UUD 1945 Disebut Kudeta Konstitusi Berkedok Reformasi Oligarki Rampok Negara, Prabowo Disebut Presiden Pertama yang Berani Lawan Jalan Pemakzulan Berlapis, Konstitusi Jadi Benteng Presiden Bukan Rakyat yang Minta, Ini Dalang di Balik Wacana Pemakzulan Pemakzulan Prabowo Realistis tapi Syaratnya Belum Terpenuhi Anggota Dewan Minta Pemerintah Meningkatkan Kewaspadaan Sistem Deteksi Dini Hantavirus

SOSIAL

Masyarakat Sipil Harus Dikuatkan

badge-check


					Foto: dok. ist Perbesar

Foto: dok. ist

INAnews.co.id, Jakarta– Prof. Zainal Arifin Mochtar menegaskan bahwa negara Indonesia sudah terlalu kuat sehingga yang perlu diperkuat adalah masyarakat sipil. Ia memilih jalur film dan gerakan akar rumput ketimbang masuk kekuasaan.

“Negara ini sudah terlalu kuat, Bang. Yang harus dikuatkan itu masyarakat sipil yang terseok-seok,” ujar Zainal menjelaskan mengapa ia konsisten bergerak di luar kekuasaan dengan Akbar Faizal yang tayang Senin (5/1/2025).

Zainal mengungkapkan pernah ditawari posisi staf khusus presiden untuk bidang hukum menggantikan Denny Indrayana pada 2012, namun menolak. “Saya tidak berpretensi untuk menikmati demokrasi ini sendiri. Ini titipan untuk anak cucu kita,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa gerakan masyarakat sipil kini bergerak secara “rizomatik” seperti akar rimpang yang terus menjalar meski dipotong. Film Dirty Vote 1 yang ditonton 40 juta orang menjadi bukti efektivitas pendekatan ini.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Meluruskan soal Dana Asing ke Masyarakat Sipil Harus Lewat Pemerintah

8 Mei 2026 - 19:05 WIB

Pramusaji Bar Lampung: Stigma Miring, Hak Kerja Terpenuhi

6 Mei 2026 - 18:26 WIB

Aktif Berserikat, Buruh Sawit Perempuan Terus Dimutasi

6 Mei 2026 - 12:24 WIB

Populer DAERAH