Menu

Mode Gelap
Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo CELIOS: Perjanjian Dagang ART Indonesia-AS Serahkan Kedaulatan Ekonomi Bulat-bulat ke Amerika Pakar: Penetapan Adies Kadir Hakim MK Cacat Hukum dan Sarat Kepentingan Politik Hukum di Indonesia Disebut Hanya Tegak di Permukaan, Mafia tak Tersentuh

NASIONAL

Dua Tuntutan Buruh kepada Pemerintahan Prabowo di Aksi 24 Oktober

badge-check


					Foto: massa buruh menuju titik aksi, sekitar patung kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat, Kamis (24/10/2024) Perbesar

Foto: massa buruh menuju titik aksi, sekitar patung kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat, Kamis (24/10/2024)

INAnews.co.id, Jakarta– Dua tuntutan buruh kepada Pemerintahan Prabowo disampaikan langsung Presiden Partai Buruh Said Iqbal saat konferensi pers jelang aksi unjuk rasa pada Kamis (24/10/2024) dimulai di sekitar patung kuda Arjuna Wiwaha, Jakarta Pusat.

Dua tuntutan itu adalah: naikkan upah 2024 sebesar 8-10 persen dan kedua, cabut Omnibus Law UU Cipta Kerja.

“Kami sampaikan itu kepada Bapak Prabowo Subianto. Naikkan upah tahun 2025 tanpa PP 51/2023. Dan cabut Omnibus Law UU Cipta Kerja,” Iqbal menyampaikan.

“Bilaman dua tuntutan itu tidak didengar, maka akan ada mogok nasional di seluruh Indonesia dengan 5 juta buruh yang terlibat. Mereka akan aksi di depan pabrik masing-masing—menyampaikan aspirasinya,” Iqbal melanjutkan.

Iqbal menjelaskan, bahwa mogok nasional itu adalah menyetop produksi. Dan mogok nasional itu menurur dia sah. Sebab mogok nasional bukan bukanlah mogok kerja.

Iqbal menyebut bahwa aksi siang ini adalah aksi awalan. Akan ada aksi-aksi lainnya selama 7 hari. Bergelombang, hingga tanggal 31 Oktober 2024.

Aksi massa masih berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Surya Paloh Ditantang Turun Tangan, Oknum Sekretaris DPD Partai NasDem Terlibat PETI

26 Februari 2026 - 08:29 WIB

Audit Ungkap 152 Nama dan Rp3,3 Miliar Kerugian Negara, Mengapa Hanya Enam Terdakwa

25 Februari 2026 - 23:34 WIB

Waspada Kudeta! Didu Ungkap Skenario Gelap Kelompok yang Tak Percaya Prabowo

25 Februari 2026 - 20:45 WIB

Populer POLITIK