Menu

Mode Gelap
Oknum Anggota TNI AL Terlibat Perkelahian di Talaud, Lanal Minta Maaf, Proses Hukum Berlanjut Ekspor Indonesia Masih Terjebak di Komoditas Mentah, Daya Saing Terancam Kedaulatan Rakyat Harus Dikembalikan Indonesia Pilih Perdamaian, Ingin Jadi Teman Semua dan Musuh tak Seorang Pun Otoriter ke Oligarki, Bukan ke Rakyat Indonesia Negara Paling Bahagia dan Optimis di Dunia

DAERAH

Bupati Rote Ndao Paulus Henukh, Minta Warganya Sumbang Rp 10 Ribu per Bulan Untuk Biayai Pembangunan

badge-check


					Bupati Rote Ndao Paulus Henukh, Minta Warganya Sumbang Rp 10 Ribu per Bulan Untuk Biayai Pembangunan Perbesar

INAnews.co.id, Rote Ndao – Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, mencetuskan program “Rote Ndao 10.000”.

Program ini mengajak masyarakat, baik yang tinggal di Rote Ndao maupun di luar daerah, untuk berkontribusi sebesar Rp 10 ribu per bulan guna mendukung pembangunan daerah.

Gerakan ini merupakan bagian dari inisiatif “Maifali E” yang kedua, yang menurut Bupati Henuk lahir dari hati dan pikiran yang tulus untuk kemajuan Rote Ndao.

“Karena program ini sangat bermanfaat dan membantu banyak masyarakat kita,” ujarnya dalam sambutannya saat syukuran pelantikan Bupati dan Wakil Bupati di Kecamatan Rote Selatan, tepatnya di halaman SMA Negeri 1 Rote Selatan, Senin (31/03/2025) malam.

Bupati Paulus Henuk menjelaskan bahwa dana yang dikumpulkan melalui program ini tidak diberikan langsung kepada pemerintah daerah, melainkan dikelola oleh Yayasan Maifali E yang telah dibentuk secara resmi.

Rekening khusus telah disiapkan untuk menerima sumbangan sukarela dari masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam gerakan ini.

“Kita berkontribusi bersama untuk membangun Rote Ndao lebih maju. Jadi program ini saya sebut ‘Rote Ndao Sepuluh Ribu’,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa gerakan ini bukanlah bentuk pungutan atau paksaan, melainkan wujud kepedulian dan kecintaan terhadap tanah kelahiran.

Ia menegaskan bahwa setiap individu yang ingin berpartisipasi bisa melakukannya secara sukarela, tanpa tekanan.

Dalam menghadapi kritik terhadap program ini, Bupati Henuk menyatakan bahwa ia terbuka terhadap segala bentuk masukan, saran, dan ide yang konstruktif.

“Saya pejabat publik, jadi tidak boleh alergi dengan kritik. Kritik yang pedas sekalipun saya siap hadapi, asalkan tidak berisi fitnah atau hoaks,” ucapnya.

Sebagai langkah awal, Bupati berencana untuk meluncurkan program ini di Jakarta, sekaligus mengajak masyarakat Rote Ndao di perantauan untuk ikut serta dalam gerakan ini.

“Kontribusi Rote Ndao ini berdasarkan rasa kecintaan kita kepada Nusa Fua Funi. Tidak ada paksaan dalam gerakan ini. Bagi yang mau, silakan bergabung. Kalau tidak, juga tidak apa-apa,” tutupnya.

Dengan semangat kebersamaan, program “Rote Ndao 10.000” diharapkan dapat menjadi gerakan sosial yang membawa perubahan positif bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat Rote Ndao.

 

 

Reporter : Dance Henukh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Oknum Anggota TNI AL Terlibat Perkelahian di Talaud, Lanal Minta Maaf, Proses Hukum Berlanjut

24 Januari 2026 - 15:03 WIB

Kerawanan Pangan Papua Tetap Tinggi, Kemiskinan Jadi Faktor Utama

23 Januari 2026 - 18:25 WIB

Morowali Jadi Simbol Penyerahan Lima Kedaulatan Sekaligus ke China

23 Januari 2026 - 16:09 WIB

Populer DAERAH