INAnews.co.id, Jakarta– Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Prof. Amien Rais, menyampaikan kritik tajam terhadap jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang telah berjalan 293 hari. Dalam akun YouTube-nya, Selasa (15/7/2025), Amien mendesak Prabowo untuk segera melakukan reshuffle kabinet secara total, termasuk jajaran petinggi TNI, Polri, dan KPK, yang dinilai masih setia pada mantan Presiden Joko Widodo. Menurutnya, masukan dari Jokowi justru berpotensi mempercepat kehancuran Indonesia.
Amien menyoroti beberapa poin krusial yang dianggapnya sebagai warisan buruk dari pemerintahan Jokowi. Salah satunya adalah utang negara yang mencapai Rp 8.502 triliun, dengan Rp 1.350 triliun di antaranya jatuh tempo tahun ini.
Selain itu, Proyek Strategis Nasional Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi sasaran kritik pedasnya. Ia menyebut IKN sebagai “Ghost City” atau kota hantu yang mustahil menjadi ibu kota negara. “Saya pernah melihat dengan mata kepala keadaan IKN sebagai orang awam, saya berani menyimpulkan tidak mungkin IKN jadi ibu kota negara. Di samping tidak ada kecukupan air bersih, tanah di sana berbukit-bukit sehingga tidak mungkin dibangun gedung-gedung legislatif DPR, MPR, DPD seperti yang kita miliki di Jakarta,” kata Amien. Ia bahkan menuding Jokowi sebagai penanggung jawab tunggal atas proyek IKN yang “mangkrak total” dan harus dimintai pertanggungjawaban.
Dalam pandangannya, seorang presiden ideal harus memenuhi syarat seperti pengetahuan sejarah bangsa, wawasan luas, serta komitmen dan dedikasi penuh untuk negara, bukan untuk kepentingan pribadi atau keluarga. Ia secara tegas menyatakan bahwa Pancasila dan UUD 1945 “memustahilkan munculnya orang gila yang ingin membangun dinasti dan nepotisme.” Amien bahkan menuding bahwa “Manusia bernama Kecil Mulyono dan berubah menjadi Joko Widodo sampai sekarang masih mencoba dan belum putus asa untuk meraih impiannya.”
Meskipun mengakui adanya 11 program prioritas Presiden Prabowo, seperti makan bergizi gratis, pemeriksaan kesehatan, kenaikan gaji ASN/TNI/Polri, dan pengembangan hilirisasi SDA, Amien meragukan kemampuan Prabowo mengatasi “kerusakan total yang diwariskan Jokowi.”
“Seluruh masukan Jokowi kalau dilaksanakan bisa mempercepat ambruknya Indonesia,” katanya. Ia mendesak Prabowo untuk segera mengambil keputusan tegas dan “mengocok ulang” kabinetnya tanpa ragu.
“293 hari sudah lebih dari cukup untuk mengambil keputusan yang decisive. Jadi nunggu apalagi?” pungkasnya.






