INAnews.co.id, Jakarta– Menteri PKP Maruarar Sirait mengungkap keputusannya menolak tawaran pinjaman dari World Bank minimal 1 miliar dolar AS atau setara Rp16 triliun per tahun untuk program kementerian. Keputusan ini berbeda dengan pandangan wakilnya yang mendukung pinjaman luar negeri.
“Kenapa menolak? Karena Presiden luar biasa—berdiri di kaki sendiri. Dia sudah siapkan dukungan dari KUR perumahan itu. 130 triliun kan. Buat apa lagi kita meminjam? Kita kan punya kekuatan,” tegas Maruarar saat ditanya Akbar Faizal lewat podcast-nya, Selasa.
Dia menegaskan bahwa keputusan ini telah disetujui langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
“Otoritasnya saya laporkan ke presiden langsung. Saya berbicara sama Presiden langsung. Dan Presiden setuju dengan langkah saya.”






