INAnews.co.id, Jakarta– Mantan Ketua MPR Amien Rais kembali melontarkan kritik tajam kepada Presiden ke-7, Joko Widodo (Jokowi). Amien menilai bahwa pengaruh politik Jokowi kini telah pudar, sepuluh bulan pasca-lengsernya dari jabatan presiden.
Amien bahkan menyebut Jokowi sebagai “Mr. Toxic and Poisonous” dan mendesak agar Jokowi benar-benar “hilang dari peta politik” agar Indonesia bisa kembali membangun demokrasi yang rusak.
Menurut Amien, setelah dipecat dari PDIP, Jokowi sempat ditawari bergabung dengan partai-partai besar, namun menolak karena dinilai naluri politiknya masih berfungsi. Amien juga menyebut rencana Jokowi mendirikan partai sendiri yang diberi nama “Partai Super Terbuka” gagal, karena nama Jokowi sudah tidak memiliki bobot politik dan nama partai dinilai sebagai lelucon.
Amien Rais menduga bahwa serangkaian salah perhitungan politik Jokowi berujung pada keputusannya bergabung dengan PSI, partai yang dipimpin oleh putra bungsunya, Kaesang Pangarep.
Amien menilai langkah ini dilakukan karena tidak ada lagi tawaran dari partai besar, dan saat ini tidak ada lagi menteri atau petinggi TNI/Polri yang menyambangi Jokowi. Demikian disampaikan Amien melalui akun channel YouTube-nya, kemarin.






