Menu

Mode Gelap
Indonesia Negara Paling Bahagia dan Optimis di Dunia Ganti Tujuh Menteri untuk Percepat Pengembalian Kedaulatan Indonesia Capai Swasembada Beras Pertama Kali dalam Bertahun-tahun Percaya dengan Niat Prabowo, Frustrasi dengan Caranya 70 Juta Warga Indonesia Dapat Pemeriksaan Kesehatan Gratis Seumur Hidup Kerawanan Pangan Papua Tetap Tinggi, Kemiskinan Jadi Faktor Utama

KEUANGAN

Danantara Minim Pengawasan

badge-check


					Foto: Yassar Aulia Perbesar

Foto: Yassar Aulia

INAnews.co.id, Jakarta– Transparansi Internasional Indonesia menemukan 60 persen komisaris BUMN di bawah kendali Dananrata adalah politisi, dengan 43 persen berasal dari kader Gerindra dan 28 persen relawan politik Prabowo-Gibran.

Dari 562 komisaris BUMN yang ditelusuri, 165 adalah politisi—48 di antaranya kader Gerindra. “Ini bukan meritokrasi, tapi bagi-bagi kue politik yang mengancam tata kelola BUMN,” kata peneliti ICW Yassar Aulia mengutip temuan TI Indonesia, Selasa (18/11/2025), di Kantor ICW.

Danantra yang mengendalikan triliunan rupiah uang negara dan hampir seluruh BUMN justru dipimpin orang-orang dengan potensi konflik kepentingan tinggi. Dari 24 individu dalam struktur Danantra, 31 masuk kategori “Politically Exposed Person”—istilah untuk jabatan berisiko tinggi tersandung korupsi.

“Tidak ada pagar pembatas untuk mengendalikan potensi korupsi. Standar sovereign wealth fund negara lain melarang intervensi politik, tapi di Indonesia justru sebaliknya,” kritik Yasar.

Catatan ICW: 2016-2023 terjadi 212 kasus korupsi di BUMN yang merugikan negara Rp64 triliun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Indonesia Negara Paling Bahagia dan Optimis di Dunia

23 Januari 2026 - 20:53 WIB

Ganti Tujuh Menteri untuk Percepat Pengembalian Kedaulatan

23 Januari 2026 - 20:18 WIB

Indonesia Capai Swasembada Beras Pertama Kali dalam Bertahun-tahun

23 Januari 2026 - 19:50 WIB

Populer GLOBAL