Menu

Mode Gelap
Reformasi Polri Mandek, Jimly-Mahfud Tunggu Presiden CSED INDEF: Ekonomi Syariah Bukan Hanya Nilai Islam Hamas dan Pejuang Gaza Tidak Menolak BOP Penyaluran ZISWAF Masih Karitatif Gaya Diplomasi Prabowo Menarik Perhatian Trump Keuangan Syariah Komersial Bergeser ke Akad Profit-Loss Sharing

POLITIK

Ganti Tujuh Menteri untuk Percepat Pengembalian Kedaulatan

badge-check


					Foto: Raja Juli Antoni, dok. Kementerian ATR/BPN Perbesar

Foto: Raja Juli Antoni, dok. Kementerian ATR/BPN

INAnews.co.id, Jakarta– Said Didu mengusulkan penggantian tujuh menteri yang dinilai menghambat pengembalian kedaulatan Indonesia. Menurutnya, penggantian ini tidak perlu menyeluruh, cukup fokus pada posisi-posisi kunci.

“Saya tidak menyarankan persen, tapi yang pengembalian kedaulatan paling penting adalah kedaulatan hukum,” kata Didu kepada Indra J. Piliang di Forum Keadilan TV, Senin (19/1/2026).

Untuk kedaulatan hukum, Didu meminta penggantian Kapolri, Jaksa Agung, dan pimpinan KPK. Sementara untuk kedaulatan ekonomi, yang harus diganti adalah Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto karena dinilai banyak yang harus dilindungi sehingga lambat, serta Menteri Perindustrian yang tidak jalan sama sekali.

Posisi lain yang harus diganti adalah Menteri Sumber Daya Manusia, Menteri Kelautan dan Perikanan, serta Menteri Kehutanan. “Problemnya ini kan orang Jokowi semua,” ujarnya.

Didu menilai Menteri Pendidikan sudah bagus dan tidak perlu diganti. Namun ia menegaskan, orang-orang yang menyebabkan Prabowo mendapat beban dari kebijakan mereka harusnya di-out.

Ia juga menyoroti bahwa Kepala BPN dan pejabat lain yang menghalangi pengembalian kedaulatan harus berani dibersihkan oleh Sjafrie Sjamsoeddin.

“Pak Sjafrie harus membersihkan benalu-benalu yang menghalangi Menteri SDM, Kepala BPN. Harus berani sekarang,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Donald Trump adalah “Firaun” Zaman Modern yang Bisa Blunder

9 Februari 2026 - 16:48 WIB

Indonesia Sebaiknya Tidak Menjadi Anggota Tetap BOP

9 Februari 2026 - 14:48 WIB

Zaitun Rasmin: Genosida Gaza Masih Berlangsung Meski Ada Gencatan Senjata

9 Februari 2026 - 12:48 WIB

Populer POLITIK