Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

Uncategorized

Ketua Pusaka NTB Tegaskan Isu BTT Pemprov NTB Bersifat Konstruktif Demi Kondusivitas Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

badge-check


					Ketua Pusaka NTB Tegaskan Isu BTT Pemprov NTB Bersifat Konstruktif Demi Kondusivitas Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 Perbesar

INAnews.co.id – Mataram – Dalam rangka mendukung upaya cipta kondisi serta mereduksi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Aktivis sekaligus Ketua PUSAKA NTB, Puspawan Annuri, SH, menyampaikan pernyataan sikap terbuka terkait dinamika isu publik yang berkembang di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (22/12/2025).

Puspawan Annuri, SH menegaskan bahwa isu dan kritik yang mencuat terkait dugaan pergeseran dana Bantuan Tak Terduga (BTT) Pemerintah Provinsi NTB harus dipahami sebagai bentuk aspirasi korektif dan konstruktif dalam kerangka demokrasi yang sehat. Ia menekankan bahwa penyampaian aspirasi tersebut sama sekali tidak dimaksudkan untuk memprovokasi masyarakat, mendelegitimasi pemerintah daerah, maupun mengganggu stabilitas keamanan di wilayah NTB, khususnya menjelang momentum Natal dan Tahun Baru.

“PUSAKA NTB memandang kritik publik sebagai bagian dari kontrol sosial yang sah dan perlu disikapi secara objektif. Aspirasi yang disampaikan bertujuan mendorong transparansi dan perbaikan tata kelola pemerintahan, bukan menciptakan kegaduhan atau konflik di tengah masyarakat,” ujar Puspawan Annuri.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga suasana yang kondusif, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, serta mengedepankan dialog yang sehat dan bermartabat. Menurutnya, stabilitas sosial dan politik merupakan prasyarat utama agar masyarakat dapat merayakan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dengan aman, damai, dan penuh kebersamaan.

Dengan adanya penegasan sikap tersebut, diharapkan eskalasi isu pergeseran dana BTT Pemprov NTB dapat tereduksi dan tidak berkembang menjadi polemik publik berkepanjangan. PUSAKA NTB menilai bahwa pengelolaan isu secara bijak akan mencegah terjadinya konflik horizontal antar kelompok masyarakat serta menutup ruang bagi potensi gangguan kamtibmas.
“Situasi sosial politik di NTB harus tetap terkendali. Momentum akhir tahun ini harus kita jaga bersama sebagai waktu refleksi dan persatuan, bukan perpecahan,” pungkasnya.
Pernyataan ini menjadi bagian dari komitmen PUSAKA NTB dalam mendukung terciptanya stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Provinsi NTB menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Setelah Ramai Diberitakan, EO HUT Kota Baubau Akhirnya Lunasi Honor Penampil Lokal

1 November 2025 - 15:40 WIB

Bridgestone dan Walikota Bekasi Dukung Program Institut STIAMI

29 September 2025 - 16:09 WIB

Bridgestone dan Walikota Bekasi Dukung Program Institut STIAMI

Polres Kolaka Timur dan KPU Perkuat Sinergi Jaga Kondusivitas Daerah

15 September 2025 - 13:46 WIB

Populer Uncategorized