INAnews.co.id, Jakarta– Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) memperingatkan Indonesia berisiko mengulangi kesalahan subsidi BBM di sektor gas bumi dengan kebijakan Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT).
“Dulu kita subsidi BBM habis-habisan, produksinya makin menurun, demandnya naik. Hari ini kita sudah kesulitan melepas subsidi itu. Apakah akan terulang di gas?” tanya peserta seminar dari Energy Shift Institute.
Kepala Center of Food Energy INDEF, Abra Talatov, menjawab pemerintah harus segera menyusun roadmap terintegrasi dan jangka panjang dalam Seminar Nasional yang diselenggarakan INDEF, Selasa (24/12/2025).
“Kebijakan HGBT harus temporal, tidak permanen. Perlu burden sharing antara pemerintah dan badan usaha agar tidak mengurangi minat investasi,” sambung Abra.






