Menu

Mode Gelap
Indonesia Capai Swasembada Beras Pertama Kali dalam Bertahun-tahun Percaya dengan Niat Prabowo, Frustrasi dengan Caranya 70 Juta Warga Indonesia Dapat Pemeriksaan Kesehatan Gratis Seumur Hidup Kerawanan Pangan Papua Tetap Tinggi, Kemiskinan Jadi Faktor Utama Reformasi Polri-Kejaksaan-KPK Rampung Maret 2026? Indonesia Tidak Pernah Gagal Bayar Utang

PERISTIWA

Detik-Detik Kejatuhan Soeharto: Tidak Ada Sahabat Abadi

badge-check


					Foto; dok. ist Perbesar

Foto; dok. ist

INAnews.co.id, Jakarta- Dalam kesaksian langka, Prof. Emil Salim mengungkapkan apa yang ia saksikan di masa-masa akhir pemerintahan Soeharto menjelang kejatuhan 1998.

“Pak Harto dikelilingi oleh orang-orang yang semulanya beliau percaya, tapi akhirnya memanfaatkan kepercayaan itu bukan untuk kepentingan cita-cita Pak Harto, tetapi kepentingan pribadi,” ungkap Emil Salim kepada Akbar Faizal, Senin (19/1/2026).

Emil mengaku sempat bersama Moerdiono dan Sudharmono mencoba menjaga Soeharto agar tidak disalahgunakan oleh lingkaran dalamnya. Namun, dinamika politik tidak bisa dibendung.

“There is no permanent friends dalam politik. Tidak ada sahabat abadi. Ketika Pak Harto mulai lanjut usia, yang tadinya kawan mulai mencari bintang baru,” kata Emil dengan nada prihatin.

Menurutnya, politik adalah soal survival, bukan solidaritas. “Yang saya kira bisa jadi teman, kok ada perubahan. Ada change tidak hanya di lingkungan Golkar, tapi juga di inner circle,” kenangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Gunung Bulusaraung, Meledak dan Terbakar, Kata Saksi

18 Januari 2026 - 11:04 WIB

Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak di Maros, 10 Orang di Dalam Pesawat

17 Januari 2026 - 19:41 WIB

Keterlibatan Pemerintah dalam Teror YouTuber Diragukan

7 Januari 2026 - 16:44 WIB

Populer PERISTIWA