INAnews.co.id, Jakarta- Realisasi investasi Indonesia sepanjang 2025 mencapai Rp1.931,2 triliun atau 101,3 persen dari target Rp1.905,6 triliun yang ditetapkan pemerintah. Capaian ini tumbuh 12,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya (year on year).
Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan pencapaian tersebut dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (15/1/2026). Ia menegaskan investasi tahun 2025 memberikan dampak nyata dengan menciptakan sekitar 2,7 juta lapangan pekerjaan baru, naik 10,4 persen dari tahun sebelumnya.
“Tahun 2025 bukanlah tahun yang mudah karena ekonomi global masih diwarnai ketidakpastian, mulai dari perlambatan ekonomi dunia, ketegangan geopolitik hingga fragmentasi perdagangan internasional. Namun pemerintah tetap hadir dan membuktikan Indonesia selalu bisa menjaga kepercayaan investor,” kata Rosan.
Khusus triwulan IV-2025, realisasi investasi mencapai Rp496,9 triliun, berkontribusi 26,1 persen dari total investasi tahunan. Angka ini tumbuh 9,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp452,8 triliun.
Dari komposisinya, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencatat pertumbuhan lebih tinggi dengan 26,6 persen menjadi Rp930,3 triliun. Sementara Penanaman Modal Asing (PMA) tumbuh 4,3 persen menjadi Rp1.000,9 triliun.
Rosan optimistis investasi tahun 2026 akan terus meningkat, terutama didorong oleh percepatan investasi Danareksa Investasi (Danantara) yang mulai aktif sejak Oktober 2025 di berbagai sektor seperti kesehatan dan hilirisasi.






