INAnews.co.id, Jakarta– Pakar politik Ubedilah Badrun mencurigai adanya agenda tersembunyi di balik wacana pengembalian Pilkada melalui DPRD. Ia menilai empat partai utama pengusul—Gerindra, Golkar, PAN, dan PKB—memiliki motif menguasai seluruh kepala daerah.
“Empat partai ini menguasai lebih dari 50 persen parlemen. Kalau Pilkada lewat DPRD, artinya seluruh kepala daerah adalah orang-orang mereka. Ini penyeragaman politik, bukan demokrasi,” ujarnya di kanal YouTube Abraham Samad Speak Up, Selasa (20/1/2026).
Ubedilah memperingatkan bahwa perubahan ini merupakan langkah menuju sentralisasi kekuasaan, mundur ke masa lalu. “Begitu kembali ke masa lalu, kita mundur dan itu bencana besar buat masa depan Indonesia,” tegasnya.






