INAnews.co.id, Jakarta – Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) bekerja sama dengan Cellavie Wellness menyelenggarakan seminar Stem Cell Therapy.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus PSMTI Pusat antara lain Sekretaris Umum Peng Suyoto, Dewan Penasihat Hendryk Karlam, Eddy Wijaya, Lo Luliana Lukyto, Dewan Pakar Jimmy Rol Torar, Director of GREAT dr. Widjanarko Brotosaputro, Wakil Ketua Umum Dept. Hubungan Ormas dan Lintas Agama Serian Wijatno, Ketua PSMTI Provinsi D.I Yogyakarta Yenni Agustin, Kepala Dept. Kesehatan dan Pendidikan Hermanto Yaputra, Dept. Bisnis dan Industri Randy Sugiarto, perwakilan Dept. Seni Budaya, serta jajaran pengurus lainnya.

Prof. Dr. Chin Sze Piaw, penerima Global Major Award ISCT serta pemegang 12 paten internasional di bidang bioteknologi dan terapi regeneratif (foto : INAnews)
Dalam paparannya, Prof. Chin menjelaskan berbagai inovasi terbaru dalam pengembangan stem cell yang saat ini menjadi salah satu fokus utama industri bioteknologi dunia.
Menurut Prof. Chin, terapi stem cell dan regenerative medicine terus berkembang pesat dan membuka peluang baru dalam penanganan berbagai penyakit degeneratif.
Ia menjelaskan bahwa teknologi ini tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga pada upaya memperbaiki dan meregenerasi jaringan tubuh yang mengalami kerusakan.
“Perkembangan bioteknologi saat ini telah memungkinkan pendekatan yang lebih personal dan regeneratif dalam dunia kesehatan. Penelitian yang terus dilakukan memberikan harapan baru bagi penanganan berbagai kondisi seperti penyakit jantung, stroke, diabetes, serta berbagai tantangan kesehatan yang berkaitan dengan proses penuaan,” jelas Prof. Chin.
Selain membahas teknologi masa depan yang dikembangkan oleh sejumlah perusahaan bioteknologi terkemuka dunia, Prof. Chin juga memaparkan pentingnya menjaga kesehatan sel tubuh sejak usia produktif sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup jangka panjang.
Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Umum PSMTI, Peng Suyoto, turut memberikan sambutan dan berbagi pengalamannya setelah menjalani terapi stem cell melalui Cellavie.
Ia menyampaikan bahwa pengalaman tersebut memberikan pandangan baru mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan kualitas hidup melalui pemanfaatan teknologi medis yang terus berkembang.
“Saya melihat perkembangan stem cell therapy sebagai salah satu inovasi kesehatan yang sangat menarik untuk dipelajari. Melalui pengalaman yang saya jalani bersama Cellavie, saya semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan secara menyeluruh dan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan serta teknologi medis yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Peng Suyoto.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Cellavie Wellness dan Prof. Dr. Chin Sze Piaw atas kesediaannya berbagi pengetahuan dan wawasan kepada keluarga besar PSMTI.
Menurutnya, seminar seperti ini menjadi sarana edukasi yang penting agar masyarakat dapat memperoleh informasi yang benar dan komprehensif mengenai perkembangan dunia kesehatan modern.






