Menu

Mode Gelap
Ketujuh Komisioner KPU Pernah Dihukum karena Pelanggaran Etika Ahli: Sistem Pilkada Lewat DPRD Justru Picu Transaksi Politik Lebih Parah Prabowo Pernah Sebut Cagub Harus Siapkan Rp300 Miliar Maju Pilkada BAT Bank Akui Dana USD 1 Juta Dikuasai, CWIG Ultimatum Pengembalian Secepatnya CBA Desak Kejati Jabar Usut Pengadaan PC di Sekretariat DPRD Kabupaten Bandung Keamanan Susu Bayi Harus Jadi Prioritas

HUKUM

Pusaran Jiwasraya, Hari ini Kejagung Kembali Periksa Anak Buah Heru Hidayat

badge-check


					Jaksa Agung ST Burhanudin Perbesar

Jaksa Agung ST Burhanudin

INAnews.co.id, Jakarta – Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali melanjutkan pemeriksaan terhadap para saksi saksi dalam kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) pada hari Senin (03/02/2020). Dijadwalkan Sebanyak 8 saksi diundang untuk melengkapi informasi yang dibutuhkan penyidik.

Adapun 8 saksi tersebut adalah:

  1. Nie Swe Hoa
  2. Mariiane Imelda (Sekretaris PT. Maxima Integra)
  3. Deka Cahya E (Head of Dealing PT. OSO Management Investasi)
  4. Erwin Budiman (karyawan PT. Maxima Integra)
  5. Soebianto Hidayat
  6. Lingga Herlina
  7. Rosita (agen PT. Mirae Asset Sekuritas).
  8. Gunawan Christofher

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung) Hari Setiyono mengonfirmasi hal tersebut. “Iya pemeriksaan hari ini ada delapan orang yang diundang hadir dalam pemeriksaan,” kata Hari, Senin (03/02/2020).

Dari  saksi saksi sebanyak 8 nama tersebut, 4 orang saksi diantaranya tidak disebutkan oleh Kejagung latar belakangnya, baik jabatan maupun perusahaannya. Meski demikian, 4 nama lainnya disebut oleh Kejagung masuk dalam jadwal pemeriksaan hari ini. Dari empat nama tersebut, dua diantaranya merupakan internal dari PT Maxima Integra, yaitu Mariiane Imelda sebagai Sekretaris dan Erwin Budiman sebagai karyawan.

Pada kesempatan pemeriksaan sebelumnya  PT Maxima Integra juga sempat digeledah oleh penyidik Kejagung pada 17 Januari lalu. Perusahaan ini diketahui dimiliki oleh tersangka kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yakni Heru Hidayat. Kala itu, penggeledahan juga dilakukan terhadap kantor Heru Hidayat lainnya, yakni PT Trada Alam Minera.

Tiga hari kemudian, atau 20 Januari 2020, Direktur Utama PT Maxima Integra Joko Hartono yang dipanggil oleh Kejagung. Dua minggu berselang atau hari ini, giliran kedua anak buahnya yang dipanggil untuk pemeriksan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional

9 Januari 2026 - 21:57 WIB

KUHAP Baru soal Restorative Justice secara Konsep Kacau, Kata Pakar

8 Januari 2026 - 12:28 WIB

Kesenjangan Statement dan Implementasi Pemberantasan Korupsi Era Prabowo

2 Januari 2026 - 10:32 WIB

Populer KORUPSI