Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

HOT ISU

Ahmad Dhani menyebut dirinya seperti pelaku Maling Motor

badge-check

INAnews.co.id, Jakarta – Musisi sekaligus politisi Partai Gerindra, Ahmad Dhani mendatangi Mapolda Jawa Timur untuk menyerahkan barang bukti tambahan di kasusnya.

Lewat foto yang diposting di akun Instagramnya, dia difoto dan memegang papan bertuliskan nama serta pasal yang menjeratnya. Sambil tersenyum, Dhani mengatakan foto itu adalah pertama kali yang dilakukannya.

Meski begitu, bapak lima anak itu malah bergurau dan menyebut dirinya seperti seorang maling motor saat melakukan proses pemotretan itu.

“PERTAMA KALI FOTO BEGINI , KY MALING MOTOR…wk wk wk,” tulis Dhani, Selasa (13/11).

Sebelumnya, tujuan Ahmad Dhani mendatangi Polda Jatim pada Senin (12/11) juga membawa saksi ahli. Namun saksi ahli itu tidak datang.

Seperti diketahui, Ahmad Dhani dilaporkan ke Polda Jawa Timur atas tuduhan ujaran kebencian dan pencemaran nama baik. Hal tersebut terjadi saat Dhani hendak menggelar deklarasi “#2019GantiPresiden” di Surabaya, Jawa Timur, pada 26 Agustus lalu.

Aksi Dhani tersebut batal terlaksana, lantaran dia tertahan di hotel dan dikepung oleh massa yang menolaknya. Polisi pun telah menetapkan Dhani sebagai tersangkausai menyebut kata “idiot” terhadap massa yang menolak aksinya.

Ahmad Dhani telah mengajukan tiga saksi untuk meringankan. Yakni dari ahli ITE, ahli pidana dan bahasa. Namun hingga kini, saksi-saksi tersebut belum menemui penyidik.

Dan Polisi pun menyatakan siap akan menggeledah rumah Dhani. Pasalnya ada beberapa barang bukti lain yang belum lengkap. Polisi akan mencari akun yang dipakai Dhani untuk membagikan vlog-nya. Hal ini lantaran admin akun dan seluruh prosedur teknisnya harus dilakukan di Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Negara Gagal Lindungi Influencer yang Diteror

8 Januari 2026 - 13:30 WIB

Perkuat Solidaritas HIPPERPALA Indonesia Gelar Silaturahmi Camp

1 Januari 2026 - 23:09 WIB

Viral Video Larangan Isi BBM bagi Kendaraan Pajak Mati: Hoax

26 September 2025 - 15:54 WIB

Populer HOT ISU