Menu

Mode Gelap
Apresiasi kepada Buruh: Tulang Punggung Pembangunan Nasional Syahganda Nainggolan : Masuknya Jumhur Hidayat Dalam Kabinet Sebagai Langkah Tepat Prabowo ASN Boleh Kritik Presiden, Ini Penjelasan Hukumnya Prabowo di Hadapan Buruh Bicara Ojol Setahun Mengabdi, Heritage Medical Bekasi Prioritaskan Kesembuhan Pasien Raker Bacadnas dan Forum Kader Bela Negara Bahas Evaluasi Triwulan I Tahun 2026

SOSDIKBUD

Pariwisata Labuan Bajo makin maju dengan adanya Kapal Wisata Komodo

badge-check


					Menteri BUMN Rini Soemarno bersama direksi ASDP di Labuan Bajo (Foto: Dok. Kementerian BUMN) Perbesar

Menteri BUMN Rini Soemarno bersama direksi ASDP di Labuan Bajo (Foto: Dok. Kementerian BUMN)

INAnews.co.id, Labuan Bajo – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini M. Soemarno meresmikan Kapal Motor Penumpang (KMP) Komodo dan Dermaga Pulau Rinca di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT)  pada Jumat (7/12/2018).

Kehadiran KMP Komodo dan Dermaga Pulau Rinca diharapkan bisa mendukung kemajuan pariwisata dan pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

“Saya terus mendukung agar ASDP tidak hanya mendorong konektivitas antar pulau tetapi juga mampu mendorong pengembangan pariwisata dan perekonomian masyarakat setempat,” ungkap Menteri Rini.

Sementara itu, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero),  Ira Puspadewi mengatakan, kehadiran KMP Komodo di Labuan Bajo merupakan salah satu wujud kontribusi ASDP dalam mendukung pengembangan pariwisata di Kabupaten Manggarai Barat, khususnya yang ingin menikmati keindahan alam di Pulau Komodo, Pulau Padar dan Pink Beach .

KMP Komodo didesain sebagai kapal wisata berkapasitas 80 orang yang dilengkapi dengan fasilitas dan kenyamanan bagi penumpangnya seperti AC, tempat duduk reclining seat , mini bar, layanan entertainment serta mushola. Kapal akan melaju dengan kecepatan 9 knot. Setiap ruangan yang dihadirkan KMP Komodo didesain untuk dapat memberikan kenyamanan lebih kepada penumpangnya.

Salah satu bagian menarik, KMP Komodo menghadirkan area terbuka beratapkan luvre yang berada di bagian atas deck kapal. Di area terbuka ini penumpang dapat duduk-duduk di kursi kayu sembari menikmati pesona laut Labuan Bajo yang semakin membuat perjalanan berkesan. Selain itu, disediakan juga fasilitas kursi bagi penumpang kapal yang ingin berjemur, menikmati keindahan pemandangan Labuan Bajo dari atas kapal.

“Kami ingin memberikan pengalaman perjalanan yang menyenangkan kepada para penumpang, khususnya wisatawan yang ingin berkunjung ke Taman Nasional Komodo, Pulau Padar dan Pink Beach,” tutur Ira.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Rini juga melakukan peresmian Dermaga di Pulau Rinca yang dibangun bagi penduduk setempat dari sinergi enam BUMN yaitu PT Bank Mandiri (Psersero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero).

Pembangunan Dermaga Rinca menelan dana Rp 4,38 miliar. Keberadaan dermaga baru itu memungkinkan kapal-kapal berukuran besar, termasuk speed boat untuk merapat ke Pulau Rinca.

“Sebelumnya Dermaga di pulau ini hanya terbuat dari kayu, namun sekaran sudah dibangun dengan baik berkat sinergi enam BUMN. Semoga keberadaan dermaga ini bisa membantu masyarakat Pulau Rinca terutama untuk bisa menjadi sarana penunjang transportasi masyarakat. Terima kasih kepada BUMN yang sudah terlibat, “tegas Rini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Raker Bacadnas dan Forum Kader Bela Negara Bahas Evaluasi Triwulan I Tahun 2026

1 Mei 2026 - 18:45 WIB

Aktivis 98 dan Monopoli Moral dalam Demokrasi

12 April 2026 - 22:49 WIB

Menilik Strategi FORSIMEMA-RI dalam Meningkatkan Kesejahteraan Jurnalis

11 April 2026 - 15:43 WIB

Populer PENDIDIKAN