Menu

Mode Gelap
Parpol di Indonesia Dinilai Bukan Partai Sejati, Melainkan “Perusahaan Keluarga” Mengapa Kasus Pidana Pemilu Jarang Diproses? Ahli Ungkap Sistem “Berputar-putar” Ketujuh Komisioner KPU Pernah Dihukum karena Pelanggaran Etika Ahli: Sistem Pilkada Lewat DPRD Justru Picu Transaksi Politik Lebih Parah Prabowo Pernah Sebut Cagub Harus Siapkan Rp300 Miliar Maju Pilkada BAT Bank Akui Dana USD 1 Juta Dikuasai, CWIG Ultimatum Pengembalian Secepatnya

UPDATE NEWS

Jelang Diresmikan Presiden, Menhub Cek Layanan KRL Jogja-Solo

badge-check


					Jelang Diresmikan Presiden, Menhub Cek Layanan KRL Jogja-Solo Perbesar

INAnews.co.id, Yogyakarta – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengecek layanan Kereta Rel Listrik (KRL) Jogja-Solo yang rencanannya diresmikan Presiden RI Joko Widodo besok, Senin (1/3).

Turut hadir bersama Menhub melakukan inspeksi, Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Zulfikri dan Dirut KAI Didiek Hartantyo.

“Saya bersama Dirjen Perkeretaapian melakukan inspeksi pengoperasian KRL yang sudah dioperasikan sejak tanggal 12 Februari lalu. Saya menyambut gembira besok bapak Presiden berkenan meresmikan,” kata Menhub di Stasiun Tugu Yogyakarta, Minggu (28/2).

Menhub menjelaskan, KRL adalah angkutan masa depan angkutan massal di perkotaan. Oleh karena itu, kualitas pelayanan yang diberikan harus semakin meningkat.

“KRL Jogja-Solo ini adalah yang kedua setelah KRL Jabodetabek. Oleh karenanya pelayanannya diharapkan semakin baik dan saya senang sekali animo masyarakat untuk menggunakan KRL sangat besar,” tutur Menhub.

Menhub mengapresiasi jajaranDitjen Perkeretaapian dan PT KAI atas beroperasinya KRL Jogja-Solo. Ia berharap masyarakat Yogyakarta, Solo, dan sekitarnya, dapat semakin mudah melakukan mobilitasnya sehari-hari.

“Ini bukti negara hadir memberikan pelayanan yang semakin meningkat. Ke depannya diharapkan KRL ini bisa dilanjutkan sampai ke Madiun,” ucap Menhub.

Dalam satu hari, KRL Jogja-Solo melayani 20 perjalanan KRL dengan penambahan dari sebelumnya hanya melintasi 7 stasiun, menjadi 11 stasiun dengan jarak 59,337 KM yaitu dari Stasiun Yogyakarta, Stasiun Lempuyangan, Stasiun Maguwo, Stasiun Brambanan, Stasiun Srowot, Stasiun Klaten, Stasiun Ceper, Stasiun Delanggu, Stasiun Gawok, Stasiun Purwosari, dan berakhir di Stasiun Solo Balapan.

Waktu tempuh perjalanan KRL Yogja-Solo yaitu rata-rata 68 menit, atau lebih cepat dibandingkan Kereta Rel Diesel (KRD) Prameks dengan waktu tempuh rata-rata 75 menit.

Dalam tinjauannya ke Stasiun Tugu Yogyakarta, Menhub juga meninjau pengecekan kesehatan melalui alat deteksi Covid-19 buatan dalam negeri “GeNose”. Menhub mengapresiasi penanganan yang dilakukan PT KAI sehingga pelayanannya dapat berjalan dengan lancar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Ketujuh Komisioner KPU Pernah Dihukum karena Pelanggaran Etika

14 Januari 2026 - 08:10 WIB

Prabowo Janji Buka Kampus Kedokteran Gratis untuk Anak Pemulung

13 Januari 2026 - 11:05 WIB

Indonesia Raih Swasembada Beras dengan Produksi Tertinggi Sepanjang Sejarah

13 Januari 2026 - 05:59 WIB

Populer INDAG