Penyerahan lima unit Heli AKS tahap kedua dan satu unit Pesawat CN 235 MPA ini disaksikan Menteri BUMN Rini Soemarno, Kasum TNI Laksdya Didit Herdiawan Ashaf yang mewakili Panglima TNI, dan jajaran di lingkungan Kemhan/TNI.

Berita acara serah terima tersebut ditandatangani Direktur Niaga PT DI Irzal Rinaldi dan Agus, untuk selanjutnya secara berjenjang akan diserahkan kepada Puspenerbal TNI AL sebagai pengguna.

“Penyerahan Heli AKS dan Pesud CN 235 MPA oleh PT Dirgantara Indonesia (Persero) kepada Kementerian Pertahanan merupakan salah satu program pembangunan kekuatan pertahanan yang dialokasikan melalui Pinjaman Luar Negeri/Kredit Ekspor dari dua Renstra, yaitu TA (Tahun Anggaran) 2010-2014,” kata Menhan Ryamizard Ryacudu dalam sambutannya yang dibacakan Agus.

Menurut Agus, Heli AKS ini telah dilengkapi dengan Full Mission untuk melaksanakan fungsi sebagai Anti Kapal Selam. Selain itu juga pesawat CN 235-220 MPA memiliki kemampuan sebagai pesawat pengintai.

Tidak hanya itu, kehadiran Heli AKS dan Pesawat CN 235-220 MPA ini sangat ditunggu-tunggu untuk melengkapi kebutuhan pertahanan NKRI.

Mengingat luasnya perairan Indonesia dan padatnya lalu lintas kapal yang harus diawasi dan dijaga, maka dibutuhkan juga unsur patroli menggunakan udara untuk mengantisipasi kemungkinan penyusupan musuh diatas maupun bawah perairan, baik menggunakan Heli AKS maupun pesawat CN 235-220 MPA.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri BUMN Rini Soemarno berharap selain pembuatan alutsista dilakukan di dalam negeri, ke depan untuk pemeliharaan juga dapat dilakukan di BUMN-IS seperti PT DI, PT PAL, dan PT LEN.