Menu

Mode Gelap
Parpol di Indonesia Dinilai Bukan Partai Sejati, Melainkan “Perusahaan Keluarga” Mengapa Kasus Pidana Pemilu Jarang Diproses? Ahli Ungkap Sistem “Berputar-putar” Ketujuh Komisioner KPU Pernah Dihukum karena Pelanggaran Etika Ahli: Sistem Pilkada Lewat DPRD Justru Picu Transaksi Politik Lebih Parah Prabowo Pernah Sebut Cagub Harus Siapkan Rp300 Miliar Maju Pilkada BAT Bank Akui Dana USD 1 Juta Dikuasai, CWIG Ultimatum Pengembalian Secepatnya

SOSIAL

Murni Kaluku Gelar, Buka Puasa Bersama Jama’ah Al Jauhar Pasar Tua

badge-check


					Murni Kaluku Gelar, Buka Puasa Bersama Jama’ah Al Jauhar Pasar Tua Perbesar

 

INAnews.co.id BITUNG– Ketua PKS Kota Bitung Murni Kaluku SE,MSi tak henti-hentinya membagikan berkat kepada masyarakat Kota Bitung, hal ini di buktikannya lewat bantuan sembako pada saat menjelang puasa, dan acara buka bersama yang digelar di rumahnya beberapa hari yang lalu, dan kali ini Murni Kaluku membagikan berkatnya juga lewat acara buka bersama Jama’ah Masjid Al Jauhar yang ada di Pasar Tua, Selasa 20 April 2021.

Terpantau oleh Redaksi INAnews, Jama’ah Al Jauhar sangat berantusias untuk mengikuti serangkaian acara buka puasa bersama yang digelar oleh Murni Kaluku dan DPD PKS Kota Bitungtersebut.

Suasana Religi dan keakrabannya sangat terasa ketika saat pemotongan tumpeng oleh Ketua PKS ini dan didampingi oleh Pimpinan Jama’ah Imam Haji Umar Rasyid dan ketua BTM, dalam rangkaian Ifthor Jama’i dan juga dalam rangka Hut PKS yang Ke 19.

Imam Umar Rasyid dalam sambutannya menyampaikan, terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Murni Kaluku dan PKS telah memilih Masjid Al’Jauhar sebagai tuan rumah pada acara buka puasa saat ini

“Semoga keakraban dan taaruf ini memberi ruang kepada Jama’ah untuk berpikir bahwa tidak semua Partai Politik itu orientasi nya kekuasaan, namun ada juga Partai yang punya orientasi dekat dengan umat lewat jejaring dakwah”, ujar Imam Rasyid.

Murni kaluku saat di temui Awak media mengatakan sejatinya Ramadhan tak hanya menjadikan setiap pribadi Muslim itu cerdas spiritual saja, melainkan harus cerdas sosial dan cerdas emosional

Sehingga momentum Ramadhan tak hanya terlewati secara ritual gugur kewajiban saja,
melainkan ritual perbaikan diri menjadi lebih paripurna pasca Ramadhan, tutup Murni.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Peringati HBI ke 76, Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Buka Pelayanan Pada Hari Sabtu

12 Januari 2026 - 21:59 WIB

Gakeslab Indonesia Salurkan Bantuan Korban Bencana Alam Sumatera Dan Rehabilitasi RSUD Aceh Tamiang

10 Januari 2026 - 13:06 WIB

Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi

9 Januari 2026 - 22:52 WIB

Populer SOSIAL