Menu

Mode Gelap
Muhammadiyah Tegaskan ‘Aliansi Muda Muhammadiyah’ Bukan Sikap Resmi Organisasi Dibawah Kepemimpinan Listyo Sigit Polri Hadir Sebagai Aktor Pembangunan Nasional Destinasi Wisata Alam Menarik di Kabupaten Bone Bolango Ketahuan ‘Kumpul Kebo’ Siap-siap Dipidana di KUHP Baru Amien Rais Sebut KUHP Baru Gerbang Otoritarianisme Mendesak Indonesia Kritik Keras Kebijakan AS soal Venezuela

Uncategorized

Gasmin, mampu efesiensi bahan bakar hingga 60%

badge-check


					Gasmin, mampu efesiensi bahan bakar hingga 60% Perbesar

INAnews.co.id, Bandung – Gasifier Mini Batubara (Gasmin) besutan Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral dan Batubara (Puslitbang Tekmira), Badan Litbang Kementerian ESDM mampu mengefisienkan penggunaan bahan bakar hingga 60%.

Dengan penghematan ini, Industri Kecil dan Menengah (IKM) yang menjadi salah satu target pengguna gasmin akan terbantu karena produksi akan semakin efisien.

Hal ini diungkapkan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Energi dan Sumber Daya Mineral, Dadan Kusdiana saat membuka gelaran Komersialisasi ke sejumlah IKM, aparat pemerintah dan kalangan perbankan di Bandung (28/2/2019).

Dadan menjelaskan, Gasmin juga dapat menghasilkan sumber energi yang relatif bersih dan berkesinambungan dari batubara, mengingat ketersediaan cadangan batubara di Indonesia cukup besar.

“Komersialisasi Gasmin juga akan menimbulkan efek berganda dengan munculnya industri penyediaan dan distribusi batubara serta pabrikasi Gasmin termasuk turunannya,” kata Dadan.

Gasifikasi batubara adalah teknologi konversi yang digunakan untuk mengubah batubara menjadi bahan bakar gas yang diproses dalam suatu alat yang disebut gasifier.

Puslitbang Tekmira telah memproduksi gasifier batubara skala kecil hingga besar. Gasifier mini batubara berkapasitas kurang dari 50 kg/jam umpan.

Alat ini menghasilkan pembakaran dengan emisi rendah, abu dan tar terkendali, karena sistem pembakarannya tidak langsung atau melalui proses gasifikasi sehingga ramah lingkungan.

Gasmin juga relatif lebih aman dari potensi tabung meletus karena tekanan gas sangat rendah.

Acara Komersialisasi Gasmin ini diikuti sejumlah IKM di sekitar perkantoran Puslitbang Tekmira, beberapa perwakilan IKM di Jawa Barat.

Dalam kesempatan ini Puslitbang Tekmira juga mengandeng mitra produsen yakni PT. Cahaya Buana Intitama (CBI).

Bank Mandiri serta Bank Rakyat Indonesia (BRI) juga turut dilibatkan untuk membantu pembiayaan dengan bunga ringan.

Selama tahun 2018 Puslitbang Tekmira telah melakukan road show dan survei pasar Gasmin di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Tim Pemasaran Puslitbang Tekmira juga melakukan survei industri yang berpotensi sebagai pengguna gasmin di Bandung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Ketua Pusaka NTB Tegaskan Isu BTT Pemprov NTB Bersifat Konstruktif Demi Kondusivitas Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

22 Desember 2025 - 20:29 WIB

Setelah Ramai Diberitakan, EO HUT Kota Baubau Akhirnya Lunasi Honor Penampil Lokal

1 November 2025 - 15:40 WIB

Bridgestone dan Walikota Bekasi Dukung Program Institut STIAMI

29 September 2025 - 16:09 WIB

Bridgestone dan Walikota Bekasi Dukung Program Institut STIAMI
Populer Uncategorized