Menu

Mode Gelap
Apresiasi kepada Buruh: Tulang Punggung Pembangunan Nasional Syahganda Nainggolan : Masuknya Jumhur Hidayat Dalam Kabinet Sebagai Langkah Tepat Prabowo ASN Boleh Kritik Presiden, Ini Penjelasan Hukumnya Prabowo di Hadapan Buruh Bicara Ojol Setahun Mengabdi, Heritage Medical Bekasi Prioritaskan Kesembuhan Pasien Raker Bacadnas dan Forum Kader Bela Negara Bahas Evaluasi Triwulan I Tahun 2026

UPDATE NEWS

Kegiatan Bongkar Muat BBM Ilegal Berjalan Mulus Di Kabupaten Mitra, Diduga Oknum Polisi Terima Upeti

badge-check


					Kegiatan Bongkar Muat BBM Ilegal Berjalan Mulus Di Kabupaten Mitra, Diduga Oknum Polisi Terima Upeti Perbesar

INAnews.co.id Mitra– Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) jadi surga nya para oknum mafia mulai dari BBM ilegal maupun tambang ilegal, namun hal ini sepertinya sudah menjadi rahasia umum dikalangan masyarakat yang ada di Kabupaten Mitra.

Dari hasil pantauan sejumlah awak media yang saat itu berada di Kabupaten Mitra, banyaknya kendaraan mobil pick up berbagai merek melintas untuk mengantarkan BBM ilegal ke sejumlah pemilik tambang yang ada di Kabupaten Mitra Desa Ratatotok.

Terpantau juga mobil tangki yang berwarna biru putih, berkapasitas 8000 Liter dengan tidak menuliskan nama Perusahan seperti layaknya mobil tangki resmi pada umumnya, memasuki Desa Ratatotok dengan membawa BBM yang diduga ilegal.

Setelah awak media melakukan penelusuran lebih dalam informasi yang didapat bahwa mobil tangki tersebut milik dari salah satu mafia BBM, yang dikenal dengan Ratu Solar Fokla Lumowa yang biasa disapa Ci Fokla.

Salah satu warga Ratatotok yang sempat diwawancarai oleh sejumlah awak media mengatakan, bahwa mobil tangki dan mobil pic up berbagai merek setiap harinya mengantarkan BBM jenis solar ke pada pengusaha tambang ilegal yang ada di Ratatotok. Senin 27 Januari 2025

“Memang benar setiap hari mobil tangki biru putih dan mobil pic up berbagai merek sering mengantarkan BBM jenis solar kepada pengusaha tambang yang ada di Ratatotok ini”, ucap Warga yang meminta namanya dirahasiakan.

Warga juga mengatakan, kalau mobil-mobil pengangkut BBM jenis solar yang diduga ilegal tersebut bebas berkeliaran di Ratatotok dikarenakan ada dugaan pemberian upeti kepada Aparat Penegak Hukum yang ada di Polres Mitra dan Polsek Ratatotok.

“Mereka (para mafia BBM_red) bebas mengantarkan BBM di Ratatotok, mereka juga tidak pernah ditangkap atau pun dihentikan oleh aparat Polisi dalam hal ini Polsek Ratatotok, kami menduga ada setoran uang atau upeti kepada para oknum aparat Polisi sehingga kegiatan bongkar muat BBM yang ada di Ratatotok berjalan dengan mulus”, jelasnya.

Warga meminta agar Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie, segera mengevaluasi kinerja dari Kapolsek Ratatotok, Kapolres Mitra, dan Kasat Reskrim Polres Mitra.

Warga menduga para pejabat tersebut menerima aliran dana upeti dari para mafia BBM dan mafia Tambang Emas yang ada di Ratatotok.

“Kami meminta dan berharap agar Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie, dapat segera mengevaluasi kinerja dari Kapolsek Ratatotok, Kapolres Mitra, dan Kasat Reskrim Polres Mitra, karena kami menduga para oknum pejabat Kepolisian tersebut menerima aliran dana upeti dari para oknum mafia BBM dan para oknum mafia tambang yang ada di Ratatotok”, tegas Warga.

Sampai berita ini dipublish, Kasat Reskrim Polres Mitra Iptu Lutfi Adinugraha Pratama, saat dikonfirmasi awak media lewat pesan singkat WhatsApp memilih diam dan tidak merespon atau membalas pesan konfirmasi dari awak media.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Syahganda Nainggolan : Masuknya Jumhur Hidayat Dalam Kabinet Sebagai Langkah Tepat Prabowo

1 Mei 2026 - 22:40 WIB

Gelar Deklarasi Papua Damai, Pemuda KMPN Tegaskan Dukung Pembangunan dan NKRI

1 Mei 2026 - 18:35 WIB

Hak Korban dan Keluarga Tabrakan Kereta Harus Dijamin Negara

29 April 2026 - 11:23 WIB

Populer UPDATE NEWS