INAnews.co.id, Tangerang– Komitmen Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditas (Bappebti) memperkuat perdagangan berjangka komoditi (PBK) sebagai instrumen penguatan perdagangan komoditas unggulan Indonesia melalui pembentukan harga acuan. Hal itu disampaikan Kepala Beppebti Tirta Karma Senjaya beberapa waktu lalu dalam konferensi pers.
Kepala Bappebti kemudian menguraikan, sebagai refleksi dan pijakan langkah ke depan, sejumlah capaian Bappebti sepanjang 2024 memberikan optimisme untuk pertumbuhan PBK lebih baik di 2025 dan tahun-tahun mendatang.
“Dalam rangka penguatan pengawasan dan penindakan, pada 2024, Bappebti rutin melakukan pengawasan dan pengamatan terhadap kegiatan PBK ilegal. Bappebti telah memblokir 1.046 domain situs web entitas ilegal di bidang PBK,” demikian dikutip laman Kemendag.
“Selain itu, Bappebti juga aktif sebagai anggota Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI).”
Konferensi pers dengan tema Capaian Kinerja Bappebti 2024 dan Langkah Strategis 2025 di Tangerang Selatan, Banten itu dihadiri Sekretaris Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi, Olvy Andrianita; Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Sistem Resi Gudang dan Pasar Lelang Komoditas, Heryono Hadi Prasetyo dan Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Muhammad Rivai Abbas.*






