INAnews.co.id, Jakarta– Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan pasar spot hari ini, Jumat, 13 Juni 2025, terpantau menguat tipis setelah sebelumnya cenderung tertekan. Penguatan ini memberikan sedikit angin segar di tengah fluktuasi mata uang global.
Mengutip data dari Bloomberg pada pukul 09.00 WIB, kurs rupiah berada di level Rp16.275 per dolar AS. Posisi ini menunjukkan penguatan sebesar 0,08% dibandingkan penutupan perdagangan kemarin yang berada di level Rp16.289 per dolar AS.
Sementara itu, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia yang dirilis pada hari yang sama, nilai tukar rupiah berada di angka Rp16.287 per dolar AS. Angka ini sedikit lebih tinggi dibandingkan posisi JISDOR kemarin, mengindikasikan adanya stabilisasi.
Analis pasar, seperti yang diulas oleh beberapa media ekonomi, menilai penguatan tipis rupiah pagi ini dipengaruhi oleh sentimen positif dari data ekonomi domestik dan potensi intervensi pasar oleh Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas nilai tukar. Meskipun demikian, fluktuasi dolar AS di pasar global yang dipengaruhi oleh data inflasi AS dan keputusan suku bunga Federal Reserve masih menjadi faktor utama yang perlu dicermati.
Investor dan pelaku pasar diharapkan tetap waspada terhadap perkembangan ekonomi global dan domestik yang dapat mempengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah ke depannya.*






